Hasto menyoroti pentingnya penguatan kepemilikan dan akses terhadap alat produksi. Bagi petani, kata dia, keberpihakan tidak cukup diwujudkan melalui bantuan atau program jangka pendek, tetapi harus menyentuh persoalan struktural seperti akses terhadap tanah, teknologi pertanian, mekanisasi, hingga ketersediaan benih unggul hasil karya dalam negeri.
Di sisi lain, PDIP menyatakan lebih memilih istilah Indonesianomics untuk menggambarkan konsep ekonomi yang berakar pada ideologi dan kepentingan nasional Indonesia.
Hasto berpandangan, fondasi ekonomi Indonesia sebenarnya telah dirumuskan oleh para pendiri bangsa melalui Pancasila, UUD 1945, serta Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana dalam kerangka mewujudkan cita-cita Trisakti.
Karena itu, menurutnya, konsep ekonomi nasional tidak seharusnya terlalu bertumpu pada pencitraan atau pemberian label baru.
“Gagasannya untuk adil, makmur, berdaulat itu gagasan yang lahir dari Indonesia merdeka, bukan gagasan orang per orang,” ujar Hasto.

NOW ON AIR SSFM 100

