Antusiasme peserta terlihat dari kesediaan mereka menempuh perjalanan dari berbagai daerah untuk mengikuti kegiatan tersebut.
Nida secara khusus mengapresiasi peserta dari Bandung yang menggunakan kereta cepat Whoosh dengan biaya sendiri demi menghadiri Sekolah Partai.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk memperkenalkan PDI Perjuangan secara lebih dekat kepada generasi muda sekaligus memperluas pemahaman mereka tentang peran politik dalam kehidupan demokrasi.
“Ketika kita berbicara politik, kita enggak hanya cuman sekadar cerita soal elektoral, cerita soal kemenangan pemilu, tetapi juga ada amanah untuk menyampaikan edukasi ke masyarakat dan menjaga kewarasan demokrasi,” ujar Nida.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pendidikan politik tidak semata-mata berorientasi pada kemenangan elektoral, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan literasi masyarakat dan menjaga kualitas demokrasi.
NOW ON AIR SSFM 100

