Prabowo Subianto Presiden menanggapi kritik soal jumlah kementerian dan lembaga dalam pemerintahannya yang dinilai terlalu banyak atau “kabinet gemuk”. Menurut Prabowo, banyaknya kementerian tidak bisa langsung dianggap sebagai tanda pemerintahan tidak efisien.
“Kabinet yang saya susun pernah dikatakan kabinet gemuk, tidak efisien,” kata Prabowo saat memberikan sambutan pada penutupan Muktamar ke-35 NU di Jombang, Jawa Timur, Senin (31/8/2026).
Ia mengatakan, jumlah penduduk dan luas wilayah sebuah negara menjadi salah satu faktor yang menentukan kebutuhan struktur pemerintahan. Prabowo kemudian membandingkan Indonesia dengan Timor Leste.
“Ada negara Timor Leste yang jumlah penduduknya hanya satu juta. Lebih kecil dari banyak provinsi di Indonesia. Lebih kecil dari banyak kabupaten di Indonesia,” ujarnya seperti dikutip Antara.
Menurut Prabowo, populasi Timor Leste bahkan lebih kecil dibandingkan sejumlah daerah di Indonesia, seperti Kabupaten Bogor dan Kabupaten Banyuwangi.

NOW ON AIR SSFM 100

