Senin, 6 Desember 2021

Jetski Adventure, Daya Tarik Baru Wisata Surabaya

Laporan oleh Chusnul Mubasyirin
Bagikan
Adelista Ilissa Widjaya, inisiator wisata air jetski di Surabaya dan Rhea Audrey Chief Marketing Officer Tripwe, sedang atraksi naik jetski di tempat wisata Floating Market Surabaya Romokalisari Surabaya. Foto: Istimewa

Surabaya akhirnya punya obyek wisata alternatif, yakni wisata air jetski. Wisata bahari ini diharapkan bisa jadi pilihan warga kota, terutama mereka yang berduit, yang menyukai tantangan olahraga kategori ekstrem. Pehobi jetski yang selama ini terpaksa harus ke luar kota, sekarang cukup di dalam kota untuk memuaskan tantangan adrenalin di laut lepas.

Sebagai kota yang dikelilingi laut, Surabaya punya beberapa spot yang bisa dibuat atraksi sport tourism, yang memadukan unsur wisata dan olahraga seperti jetski. Sebut saja pantai Kenjeran, Jembatan Suramadu, Mangrove Wonorejo, atau Sentra Ikan Romokalisari yang dibranding sebagai Floating Market Surabaya.

Wisata air jetski hadir didukung Seadoo Safari Surabaya, bekerjasama dengan Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya. Seadoo Safari Surabaya menyediakan unit jetski, sementara DKPP Surabaya sebagai pengelola obyek wisata pantai di Romokalisari.

Wisata air jetski di laut lepas telah hadir di Kota Surabaya. Foto: Istimewa

Adelista Ilissa Widjaya, inisiator wisata air jetski di Surabaya, yang lahir dan besar di Surabaya, terpanggil untuk sumbangsih memajukan pariwisata Surabaya. Selain karena hobi main jetski, perempuan yang akrab disapa Dela itu sekaligus ingin memasyarakatkan wisata water adventure menggunakan Personal Watercraft (PWC) atau yang biasa dikenal dengan jetski, kepada masyarakat Surabaya dan Jawa Timur.

“Saya ingin mengajak lebih banyak orang untuk turut merasakan sensasi berkendara yang menyenangkan dengan jetski. Bermain jetski memiliki banyak manfaat, selain sehat dan aman, karena dilakukan outdoor dan terkena sinar matahari langsung. Potensinya cukup besar untuk dikembangkan di Surabaya,” terangnya saat soft opening di Romokalisari Surabaya.

Berpetualang dengan jetski relatif aman dan dapat dilakukan oleh pemula, tanpa mengurangi keseruan dari olahraga ekstrim ini. Dirancang dengan prosedur standar yang sudah memperhitungkan keamanan dan kenyamanan, baik untuk petualang maupun kendaraannya.

Opsi baru yang ditawarkan wisata jetski, bisa menikmati keindahan laut di Surabaya dan sekitarnya, menggunakan jetski yang dikendarai sendiri (self-ride), dengan dipandu oleh road captain atau pemimpin perjalanan dari titik pantai keberangkatan hingga ke tengah laut yang dituju. Diiringi juga oleh kapal boat dengan tenaga ahli yang siap siaga layaknya tim SAR (search and rescue).

Sebelumnya, menurut Dela, bersama tim telah melakukan penelusuran mencari lokasi untuk dijadikan titik pusat beroperasi dan keberangkatan. Dari sekian spot yang dijelajah, dipilihlah Floating Market Surabaya (Flomas/FMS) di Romokalisari, di obyek wisata pantai dekat hutan mangrove, perbatasan Surabaya-Gresik.

“Di sini terhitung paling layak. Karena, kalau pun air surut, kedalaman pantai masih memungkinkan jetski beroperasi aman. Selain itu, obyek wisata pantainya sudah tertata apik. Sementara di titik lain, kalau air surut sudah tidak bisa dibuat menjalankan jetski. Apalagi di bawah jembatan Suramadu, surut airnya bisa mencapai 2 kilometer ke tengah,” ungkapnya.

Karena itu, Seadoo Safari Surabaya menjalin kerjasama dengan banyak pihak, seperti DKPP Surabaya, Polairud Polda Jatim, dan Dinas Pariwisata Surabaya. Untuk parkir unit jetski misalnya, dititipkan di Polairud, termasuk untuk pengamanan selama kegiatan water adventure.

Saat ini, sebagai penyedia jetski, Seadoo Safari Surabaya menyediakan 4 unit jetski yang bisa digunakan. Ke depannya, kata Dela, unit akan ditambah 2 lagi, menjadi total 6 unit. Layanan wisata air jetski di Surabaya, rencananya akan dibuka untuk umum pada awal Desember mendatang.

Untuk memudahkan layanan bagi penggemar sport tourism jetski, Seadoo Safari Surabaya menggandeng Tripwe Indonesia, sebagai sport adventure marketplace pertama di Indonesia, yang memudahkan para tripper atau pengguna Tripwe, untuk menikmati aktivitas water adventure dan adventure lainnya di berbagai kota. Lewat aplikasi Tripwe, calon pengguna bisa memilih lokasi, melakukan pemesanan hingga pembayaran, dalam genggaman tangan.

Sementara ini, harga sewa jetski belum ditetapkan. Tapi mengacu pada layanan sewa jetski di beberapa kota, kata Dela, kemungkinan dibuka mulai dari Rp1 juta. Rencananya, rute dibuka mulai dari Floating Market Surabaya Romokalisasi-Jembatan Suramadu, Romokalisari-Mangrove Wonorejo, atau mungkin Romokalisari-Karang Jamuang.

Selain di Surabaya, pecinta adventure juga bisa menikmati serunya berpetualang menggunakan jetski di kota lain, seperti Jakarta, Semarang, Jepara, Balikpapan, Batam, Makassar, Bali, Anyer dan Belitung. (cus/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Suasana Unjuk Rasa di Depan Taman Pelangi Surabaya

Suasana Unjuk Rasa Menuju Kantor Bupati Gresik

Suasana Unjuk Rasa Melewati Basra

Surabaya
Senin, 6 Desember 2021
25o
Kurs