Sabtu, 15 Mei 2021

Pesawat Ruang Angkasa Endeavour Lakukan Misi Luar Angkasa dengan Astronot Baru

Laporan oleh Dhafintya Noorca
Bagikan
Pesawat luar angkasa Endeavour. Foto: Wikipedia

Endeavour, pendorong roket dan pesawat ruang angkasa milik SpaceX akan kembali melakukan misi ruang angkasa bersama empat orang astronot dari tiga negara. Sebelumnya, Endeavour sudah pernah digunakan untuk misi Demo-2 2020.

Meski sudah sering digunakan untuk mengirim satelit dan kargo dalam beberapa tahun terakhir, penggunaan ulang Endeavour untuk mengirim individu berupa manusia untuk menjalankan misi merupakan kali pertama bagi SpaceX.

Keempat astronot yang dikirim dalam misi itu ialah Shane Kimbrough dan Megan McArthur dari NASA, lalu ada Thomas Pesquet dari Prancis yang merupakan anggota Badan Antariksa Eropa, serta Akihiko Hoshide yang berasal dari Jepang.

Mereka akan menghabiskan waktu selama enam bulan di Stasiun Luar Angkasa Internasional setelah kapsul yang digunakannya berhasil berlabuh pada Sabtu (24/4/2021) pagi.

Penerbangan akan dimulai di Kennedy Space Center di Florida pada Jumat (23/4/2021) dini hari dengan acuan Eastern Time (ET) atau Jumat sore dengan acuan Waktu Indonesia Bagian Barat (WIB).

Jika tidak ada kendala, maka roket akan lepas landas pukul 05.49 AM ET atau pukul 16.49 WIB.

Setelah mencapai orbit Bumi, perjalanan keempat astronot itu akan mencapai 17.000 mil perjam. Mereka akan menghabiskan satu hari di dalam pesawat untuk menuju ke Stasiun Internasional Luar Angkasa yang sudah ada selama 21 tahun.

Kru astronot yang dikenal dengan sebutan Crew Dragon itu direncanakan berlabuh di Stasiun Internasional Luar Angkasa pada pukul 05.10 AM ET pada Sabtu atau 16.10 WIB.

Kedatangan Crew Dragon menambah jumlah astronot yang tinggal di Stasiun Luar Angkasa Internasional setelah sebelumnya ada 7 orang yang berada di stasiun itu.

Total staf di stasiun luar angkasa itu akan menjadi 11 orang jika mereka berhasil berlabuh dan menjadi jumlah astronot terbanyak yang di tampung oleh Stasiun luar angkasa.

Misi keempat astronot itu secara garis besar akan mempelajari jaringan tisu, atau jaringan paling kecil yang dimiliki oleh tubuh manusia yang diharapkan dapat menjadi acuan atau melakukan inovasi dari segi kesehatan.(ant/dfn)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Wadungasri Macet

Kecelakaan di Gunungsari

Kecelakaan di Manyar Gresik

Truk Terguling, Solar Menggenangi Jalan

Surabaya
Sabtu, 15 Mei 2021
33o
Kurs