Minggu, 14 Juli 2024

Waspadai Dampak Cuaca Panas, Pakar Imbau Minum Air Putih Cukup dan Hindari Minuman Dingin

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Musrifatul Uliyah Dosen Prodi D3 Keperawatan Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya saat berada di ruang kerjanya, Selasa (7/5/2024). Foto: Risky suarasurabaya.net

Musrifatul Uliyah Dosen Prodi D3 Keperwatan Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya, mengimbau masyarakat agar menjaga kondisi tubuh di tengah cuaca panas dengan minum 2 liter air putih per hari.

“Yang paling umum, 2 liter dalam sehari itu harus terus dijaga,” katanya saat ditemui di UM Surabaya, pada Selasa (7/5/2024).

Cuaca panas, kata dia, bisa memicu berbagai penyakit, seperti flu, batuk, pilek hingga Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya menjaga cairan tubuh agar tetap dalam kondisi baik.

Ia juga memberikan beberapa tips lain untuk menjaga kesehatan tubuh, yakni dengan menjaga pola makan dengan makanan yang bergizi, dan menghindari lemak.

“Hindari juga jajanan yang bisa menyebabkan penyakit, apalagi suasana sekarang panas, tapi kadang ada hujan tapi hujannya tidak seperti dulu lagi,” katanya.

“Di samping itu, juga hindari minuman yang dingin, terutama untuk anak-anak, jangan minum-minuman es yang sembarangan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya olahraga secara teratur untuk memastikan tubuh dalam keadaan bugar.

“Lindungi diri juga dengan menggunakan masker, untuk menghindari penyakit,” tuturnya.

Yang paling rawan terkena penyakit dari dampak adanya cuaca ekstrem tersebut, yakni anak-anak dan lansia, karena cenderung daya tahan tubuhnya mulai menurun.

“Makanya, istirahat juga jangan lupa yang teratur, kalau tidur itu harus betul-betul dijaga,” katanya.

Kondisi cuaca seperti sekarang, kata dia, merupakan bagian dari dampak krisis iklim. Ia mengatakan, perubahan iklim bukan hanya berdampak pada lingkungan saja, tetapi juga pada kesehatan manusia.

Oleh karena itu, ia juga menekankan pentingnya mengimbangi kondisi cuaca saat ini dengan menjaga lingkungan, seperti menanam dan merawat pohon, serta tidak membuang sampah sembarangan yang bisa memicu munculnya penyakit.

“Perlu keseimbangan, menjaga lingkungan dan kondisi tubuh, untuk menjalani hidup sehat,” pungkasnya. (ris/ipg)

Berita Terkait

..
Potret NetterSelengkapnya

Pipa PDAM Bocor, Lalu Lintas di Jalan Wonokromo Macet

Perahu Nelayan Terbakar di Lamongan

Surabaya
Minggu, 14 Juli 2024
23o
Kurs