Rabu, 28 Oktober 2026

Abu Vulkanik Mengandung PM10 dan PM2.5, Ini Bahayanya bagi Pernapasan

Laporan oleh Iping Supingah
Bagikan
Gunung Anak Krakatau yang berada di Selat Sunda, terpantau dari udara. Foto: Humas Kementerian ESDM

Jika harus berada di luar ruangan atau membersihkan abu, masyarakat disarankan menggunakan masker respirator partikulat seperti KN95, N95, atau standar yang setara.

Masker harus digunakan dengan benar dengan memastikan hidung dan mulut tertutup rapat serta tidak terdapat celah besar di sisi masker.

Bagi penderita asma, PPOK, atau penyakit paru kronis lainnya, obat rutin maupun inhaler tetap digunakan sesuai anjuran dokter.

Paparan abu vulkanik juga dapat membuat tenggorokan kering atau teriritasi. Konsumsi air putih yang cukup dapat membantu menjaga hidrasi dan mengurangi rasa tidak nyaman pada tenggorokan.

Sondang mengatakan keluhan akibat paparan abu vulkanik dapat bersifat sementara dan membaik setelah paparan dihentikan. Namun, pemeriksaan medis perlu dipertimbangkan apabila keluhan menetap atau memburuk.

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Surabaya
Rabu, 28 Oktober 2026
33o
Kurs