Rabu, 28 Oktober 2026

Abu Vulkanik Mengandung PM10 dan PM2.5, Ini Bahayanya bagi Pernapasan

Laporan oleh Iping Supingah
Bagikan
Gunung Anak Krakatau yang berada di Selat Sunda, terpantau dari udara. Foto: Humas Kementerian ESDM

“Apabila keluhan menetap, semakin berat, atau terjadi pada seseorang yang memiliki penyakit paru sebelumnya, pemeriksaan diperlukan untuk menentukan apakah terdapat gangguan saluran napas atau fungsi paru yang membutuhkan penanganan lebih lanjut,” ujarnya.

Keluhan yang perlu diwaspadai antara lain batuk atau sesak napas yang menetap atau semakin berat, mengi, rasa berat atau tidak nyaman di dada, serta menurunnya toleransi terhadap aktivitas.

Dengan demikian, saat terjadi hujan abu vulkanik, mengurangi paparan menjadi langkah utama. Semakin sedikit partikel abu yang terhirup, semakin kecil pula risiko gangguan pada saluran pernapasan.(ant/ipg)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Surabaya
Rabu, 28 Oktober 2026
33o
Kurs