Poster, baliho, pamflet, hingga berbagai materi promosi yang terpampang di ruang publik kini memiliki kecenderungan visual yang serupa.
Perbedaannya sering kali hanya terletak pada informasi yang disampaikan. Kondisi ini tidak lepas dari semakin mudahnya penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk menghasilkan desain visual.
AI menawarkan proses pembuatan desain yang lebih murah, mudah, dan cepat. Namun, di tengah kemudahan tersebut, muncul pertanyaan mengenai masa depan profesi desainer.
Jika semakin banyak orang menggunakan AI untuk menghasilkan karya visual, apakah profesi desainer akan semakin terpinggirkan?
Daniel Kurniawan Salamoon Dosen Desain Komunikasi Visual (DKV) dan International Program in Digital Media sekaligus Kepala Laboratorium Multimedia DKV Universitas Kristen Petra (UK Petra) mengatakan, perkembangan teknologi merupakan sesuatu yang tidak dapat dihindari.

NOW ON AIR SSFM 100

