Selain Kaylee, enam seniman muda yang turut menyumbangkan karya seni untuk mendukung semangat sembuh anak adalah Madeleine L. Tongku, Michella J. Tongku, Joyce Zerlina, Mabelle Josephine Putri Dharma, Pricilla Irene Susilo, dan Janice Aiko Kawilarang.
Lukisan-lukisan tersebut akan dipajang di ruang perawatan anak sebagai bagian dari upaya menciptakan healing environment.
Sejumlah penelitian, kata dia, menunjukkan bahwa lingkungan rumah sakit yang diperkaya elemen visual positif, seperti warna-warna ceria dan karya seni bertema alam maupun objek yang dekat dengan dunia anak, bisa membantu mengurangi kecemasan serta mendukung kesejahteraan emosional pasien selama menjalani perawatan.
“Saya berharap lukisan-lukisan ini dapat menemani anak-anak selama menjalani perawatan, membuat mereka tersenyum, memberikan semangat, dan mengingatkan bahwa mereka tidak sendirian,” ucapnya.
Sementara itu, dr. Ariawan Wangsa Seputera Chief Operating Officer (COO) RS Premier Surabaya mengatakan bahwa karya seni menjadi bagian dari upaya menghadirkan lingkungan rumah sakit yang mendukung proses penyembuhan, tidak hanya dari sisi medis, tetapi juga emosional.

NOW ON AIR SSFM 100

