Serat selama ini dikenal bermanfaat untuk menjaga kesehatan pencernaan. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa nutrisi ini juga berpotensi meningkatkan kualitas tidur dan menurunkan risiko gangguan tidur.
Dalam artikel yang dipublikasikan Health pada Selasa (7/7/2026), Jullian Kubala dietisien menjelaskan, orang dengan asupan serat lebih tinggi cenderung memiliki risiko lebih rendah mengalami gangguan tidur.
Menurut Kubala, manfaat tersebut berkaitan dengan peran serat dalam menjaga kesehatan usus, mengatur kadar gula darah, serta memengaruhi produksi neurotransmiter yang berperan dalam siklus tidur.
“Serat memberi makan bakteri baik di usus besar yang menghasilkan asam lemak rantai pendek,” tulis Kubala.
Asam lemak rantai pendek berfungsi menjaga kesehatan saluran cerna sekaligus membantu menekan peradangan dalam tubuh.










