Banyak orang yang hanya mengetahui Museum Kereta Api di Ambarawa. Padahal, ada juga loh Museum Kereta Api di Bondowoso. Museum ini diresmikan pada 17 Agustus 2016 dan menempati bekas Stasiun Bondowoso yang didirikan pada tahun 1893 di jalur kereta api nonaktif Kalisat-Panarukan.
Awalnya, Stasiun Bondowoso merupakan stasiun kereta api yang melayani angkutan penumpang maupun barang komoditas seperti tembakau, gula, kopi, dan teh di lintas Jember-Kalisat-Panarukan sejak 1897. Namun, sejak tahun 2004 jalur ini dinonaktifkan karena infrastruktur yang menua dan pergeseran mobilitas penumpang hingga logistik ke jalur kereta api Jember-Kalisat-Banyuwangi.
Di Museum Kereta Api Bondowoso, pengunjung dapat melihat sejumlah koleksi peninggalan bersejarah. Koleksi yang paling terkenal adalah Replika Gerbong Maut yang menjadi saksi bisu peristiwa kelam pada 23 November 1947 saat Agresi Militer Belanda I. Sebanyak 100 tawanan pejuang Republik Indonesia dibawa dengan kereta api ke Surabaya dengan 3 gerbong kereta barang yang tertutup tanpa ventilasi. Akibatnya 46 orang tewas karena kehabisan oksigen, kepanasan, dan kelaparan di sepanjang perjalanan.
Koleksi bersejarah lainnya adalah peralatan operasional perkeretaapian dan dokumentasi perkeretaapian Indonesia di masa lampau seperti lampu, stempel, tiket Edmonson, dan foto pembangunan jalur kereta api di sejumlah wilayah di Indonesia.
Jadi, siap jalan-jalan dengan tiket Edmonson lagi?

NOW ON AIR SSFM 100

