Minggu, 14 Juni 2026

Pengguna Internet Indonesia Capai 230 Juta, 60 Persen Adalah Generasi Muda

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi handphone yang terkoneksi dengan internet. Foto: iStock

Meutya Hafid Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) mengungkapkan, generasi muda mendominasi penggunaan internet di Indonesia. Dari sekitar 230 juta pengguna internet nasional, sebanyak 60 persen di antaranya berasal dari kalangan generasi muda.

Menurut Meutya, tingginya jumlah pengguna internet dari kelompok usia muda menjadi perhatian serius pemerintah dalam memperkuat program literasi digital guna meningkatkan kemampuan masyarakat menghadapi berbagai tantangan di ruang siber.

“Dari 230 juta jiwa yang menggunakan internet, 60 persennya merupakan generasi muda,” ujar Meutya Hafid di Medan, Minggu (14/6/2026).

Ia menjelaskan, generasi muda merupakan kelompok yang paling aktif memanfaatkan teknologi digital untuk berbagai aktivitas, mulai dari mengakses informasi, pendidikan, komunikasi, hingga kegiatan ekonomi. Namun di sisi lain, kelompok ini juga menjadi target berbagai bentuk kejahatan digital.

Karena itu, pemerintah terus mendorong peningkatan pemahaman masyarakat, khususnya generasi muda, terkait penggunaan internet yang aman, sehat, dan produktif.

“Literasi digital menjadi penting bagi mereka, karena 60 persen dari pengguna internet merupakan generasi muda,” katanya dilansir dari Antara.

Meutya menilai perkembangan teknologi digital telah membuka banyak peluang dan manfaat bagi masyarakat. Kehadiran internet memperluas akses terhadap informasi, layanan pendidikan, aktivitas ekonomi digital, hingga memperkuat jejaring sosial lintas wilayah.

Namun, manfaat tersebut dapat berubah menjadi ancaman apabila pengguna tidak memiliki kemampuan menyaring informasi dan memahami risiko yang ada di ruang digital.

Menurutnya, ekosistem digital saat ini dipenuhi berbagai konten negatif seperti ujaran kebencian, fitnah, hoaks, hingga informasi yang menyesatkan.

Kondisi tersebut diperkuat oleh algoritma sejumlah platform digital yang cenderung mendorong penyebaran konten kontroversial karena lebih mudah menarik perhatian pengguna.

“Jika tidak digunakan dengan bijak, internet itu pisau bermata dua, banyak manfaatnya dan juga banyak buruknya,” ujarnya. (ant/saf/ham)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi Diujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Minggu, 14 Juni 2026
28o
Kurs