Sabtu, 5 September 2026

Perubahan Perilaku Anak Bisa Jadi Tanda Mengalami Ancaman di Ruang Digital

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ilustrasi - Sejumlah anak sedang asyik bermain gadget. Foto: Freepik

Adapun remaja berusia 13 hingga 15 tahun masih berada pada fase perkembangan pengendalian diri sehingga belum sepenuhnya mampu mengambil keputusan secara matang.

Dengan keterbatasan tersebut, anak dinilai belum memiliki kemampuan yang memadai untuk mengenali maupun menghindari berbagai ancaman di internet, termasuk aksi predator daring yang kerap mendekati korban secara perlahan.

“Sering kali predator mendekati anak secara halus dan bertahap, sehingga tidak disadari sebagai ancaman bagi anak,” katanya.

Karena itu, ia mengingatkan pentingnya peran orang tua dan sekolah dalam membangun lingkungan digital yang aman bagi anak.

Pendampingan, komunikasi yang terbuka, serta penerapan aturan penggunaan internet secara konsisten dinilai menjadi langkah utama untuk mencegah anak menjadi korban kejahatan siber.

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Beruntun di Tol Waru Arah Perak

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Surabaya
Sabtu, 5 September 2026
30o
Kurs