Rabu, 21 Oktober 2020

SS Muda Borong Juara DC Gen U Unicef dan Unair

Laporan oleh J. Totok Sumarno
Bagikan
Pengumuman juara Digital Competition Gen U gelaran Unicef dan Unair dilaksanakan secara daring. Foto: Wildan SS Muda

Tim Suara Surabaya Muda (SS Muda) borong juara pada Digital Competition (DC) Generasi Unlimited (Gen U) gelaran Unicef bersama Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.

Meski di rumah saja, anggota Suara Surabaya Muda (SS Muda) khususnya batch 2 yang mengikuti Digital Competition Generasi Unlimited (DC Gen U) yang digelar Unicef bersama Unair, berhasil menggondol juara.

Wildan Fanny Putra satu diantara Kawan Muda Suara Surabaya batch 2 yang berhasil merebut juara pertama untuk kategori video menyampaikan bahwa lomba yang awalnya didahului dengan workshop terkait pandemi Covid-19 dan peran anak muda pada penanganan dan upaya pemutusan rantai penyebaran penularan Covid-19 ini sangat menantang.

“Karena kami harus menyampaikan pemikiran-pemikiran terkait pencegahan penyebaran Covid-19 tersebut dan kemudian dituangkan dalam bentuk visual, butuh memeras otak untuk menyampaikannya. Tapi Alhamdulillah ternyata bisa masuk final dan akhirnya merebut juara. Anak muda juga butuh didengar suaranya,” terang Wildan.

Kamila Qurotaayun peraih juara favorit Digital Competition Generasi Unlimited gelaran Unicef bersama Unair, mengaku memilih tema karya berdasarkan kesehariannya yang banyak mendengar keluhan kawan-kawan di sekolah tentang kondisi saat ini, di tengah pandemi Covid-19.

“Kawan-kawan di sekolah banyak yang mengeluh masih sulit beradaptasi dengan kondisi kekinian, tentang pandemi Covid-19. Dan aku juga pengen menyampaikan bahwa mereka yang terinveksi Covid-19 sangat butuh support, jangan malah diasingkan, juga jangan dijauhi,” papar Kamila yang berkesempatan magang di stasiun tv swasta nasional ini.

Dengan judul karya Mental Health and Psychososcial Support, Kamila mencoba menyampaikan sejumlah data dan catatan terkait bagaimana seharusnya menghadapi orang atau keluarga yang terpapar Covid-19.

“Semoga banyak warga masyarakat atau anak-anak muda yang mau memahami dan mengerti bagaimana harus memperlakukan orang atau masyarakat yang menjadi korban Covid-19. Kalau jadi juara yaaa Alhamdulillah saja,” ujar Kamila.

Satu juara lainnya, berhasil diraih Ryan Amri Ilyas yang juga bagian dari Suara Surabaya Muda (SS Muda) batch 2. “Ryan merebut juara 3 untuk kompetisi ini. Jadi total SS Muda merebut 3 juara di DC Gen U yang kemarin digelar Unicef dan Universitas Airlangga. Kami juga mempersiapkan untuk lomba selanjutnya terkait dengan Covid-19,” tegas Wildan.

Sekadar informasi, sebelum mengikuti kompetisi digital competition diantaranya lomba video news ini, para peserta oleh pihak panitia diwajibkan mengikuti workshop secara daring dengan menghadirkan sejumlah nara sumber membahas pandemi Covid-19 serta peran anak muda pada kondisi saat ini.

Arie Rukmantara Kepala Perwakilan Unicef untuk Pulau Jawa pada workshop tersebut menyampaikan bahwa kehadiran Gen U ini menjadi elemen penting bagi gerakan bersama untuk melawan Covid-19.

“Melalui ide-ide kreatif mereka yang memaksimalkan ruang digital sebagai media komunikasi bersama untuk mengajak semua pihak hidup sehat serta memahami protokol selama masa pandemi ini,” papar Arie.

Dengan cara mereka yang unik sesuai dengan zamannya, anak-anak muda, termasuk kawan-kawan muda suara surabaya mampu membaca tantangan dengan teknologi yang memudahkan mereka berbicara dengan teman sebayanya, orang tuanya, maupun adik-adik kelasnya.

Setiap generasi, tambah Arie harus menuliskan sejarahnya sendiri. Meski tidak akan mengubah masa lalu, tapi akan mengubah hari ini serta masa depan, pesan Arie Rukmantara Kepala Perwakilan Unicef untuk Pulau Jawa.(tok/ipg)

Berita Terkait
Potret NetterSelengkapnya

Kecelakaan Truk di Tol Ngawi-Solo

Kecelakaan Mobil di Raya Darmo

Mendung Sore Ini

Kemacetan di Raya Taman arah Bundaran Waru

Surabaya
Rabu, 21 Oktober 2020
29o
Kurs