Kamis, 30 April 2026

Ini Syarat Menutup Jalan untuk Hajatan

Laporan oleh Dwi Yuli Handayani
Bagikan
Ilustrasi

Jalan boleh ditutup untuk aktivitas warga asalkan memenuhi beberapa aspek. Karena merujuk pada UU nomor 38 ayat 3, penutupan jalan harus ada izin dari pihak kepolisian. Sedangkan UU Tahun 2000 tentang penutupan jalan disebutkan jika penutupan haruslah memiliki jalur alternatif lain.

Irvan Wahyu Drajat Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya mengatakan, untuk perizinan penutupan jalan protokol bisa mengajukan ke Polres setempat. Sedangkan untuk jalan kampung dan perumahan bisa mengajukan izin ke Polsek terdekat.

“Jadi kalau jalan perumahan masih Polsek tapi kadang sudah beralih fungsi ke jalan umum,” kata Irvan pada Radio Suara Surabaya, Jumat (15/7/2016).

Terkait penutupan jalan untuk aktivitas warga, sebenarnya sudah sering disosialisasikan. “Kami berharap warga tidak menggunakan badan jalan untuk beraktivitas. Selama di lokasi terdekat ada balai RW atau lapangan tolong gunakan itu saja,” ujar dia.

Apalagi dengan penutupan jalan akan banyak warga yang dirugikan. Jadi minimal jalur alternatif tidak terlalu jauh dengan lokasi yang ditutup.

“Kalau soal izin itu kan akan disurvey dulu. Kalau tidak berimplikasi luas ya bisa dipertimbangkan. Untuk sanksi itu merujuk pada UU. Di sini Dishub fungsinya membackup polisi dibantu dengan membuat rambu-rambu atau pengarahan jalan,” ujarnya. (dwi)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Gudang di Jalan Jawar Surabaya

Perbaikan Pipa PDAM Bocor di Jemursari

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Surabaya
Kamis, 30 April 2026
29o
Kurs