Jumat, 16 Oktober 2026
Jelang Idul Adha dan Natal

Harga Komoditi Mulai Merangkak Naik

Laporan oleh Khusnina Sekar Segari
Bagikan

Harga-harga kebutuhan pokok dan sayur-mayur mulai merangkak naik. Kenaikan ini terjadi di beberapa pasar tradisional di Surabaya.

Berdasarkan pantauan suarasurabaya.net, Jumat (14/12), di beberapa pasar tradisonal seperti Pasar Keputran, Pasar Wonokromo dan Pasar Pucang harga-harga kebutuhan pokok dan sayur-mayur mulai merambat naik. Kenaikan ini dari Rp 200 hingga Rp 1.000.

Harga beras biasa di Pasar Wonokromo berada di kisaran Rp 4.700. Sebelumnya, harga beras ini hanya sekitar Rp 4.500. Sedangkan untuk beras jenis Mamberamo harganya naik Rp 300 menjadi Rp 5.300. Di Pasar Pucang harga beras berada di sekitaran Rp 5.000 hingga Rp 5.700.

Untuk harga minyak curah per kilogramnya di Pasar Wonokromo dan Pucang mencapai Rp 9.000-Rp 10.000. Sedangkan harga telur ayam buras per kilogramnya di Pasar Wonokromo harganya naik menjadi Rp 9.500, sebelumnya harga telur ayam buras berada di kisaran Rp 8.500.

Di Pasar Pucang harga 1 kg telur ayam buras lebih tinggi lagi mencapai kisaran Rp 10.000. “Menjelang hari raya harga-harga barang kebutuhan pokok nggak mesti naik, kadang-kadang malah stabil,” ungkap TONY satu diantara pedagang di Pasar Wonokromo.

Untuk harga sayur-mayur juga mengalami kenaikan. Seperti dikatakan TONY, harga bawang merah yang naiknya paling tinggi, harga per kilogram bawang merah di Pasar Wonokromo sekitar Rp 15.000. Tetapi di dua pasar lainnya, Keputran dan Pucang harga bawang merah masih berada di kisaran Rp Rp 12.500- Rp 13.000. Harga bawang putih di ketiga pasar mencapai Rp 6.000. Sedangkan harga cabe merah kecil per kilogramnya Rp 10.000.

Beberapa pedagang yang ditemui suarasurabaya.net di Pasar Keputran mengatakan bila mendekati hari raya harga cabe merah kecil bisa menembus Rp 20 ribu per kilo.

Harga tomat per kilo juga mengalami kenaikan mencapai Rp 3.500-Rp 4.000. Untuk harga cabe merah besar mencapai Rp 8.000- Rp 10 ribu. MUNAWAROH satu diantara pedagang di Pasar Pucang mengatakan dirinya sudah menaikkan harga terlebih dahulu meski harga jual seharusnya tidak setinggi itu.

Harga per kilogram daging ayam dan daging sapi di Pasar Keputran, Wonokromo dan Pucang cenderung stabil. Harga daging ayam turun dari Rp 16 ribu sampai Rp 15 ribu per kilogramnya, untuk daging sapi masih berada di sekitaran Rp 45 ribu.

Harga-harga yang mulai merambat naik membuat para pembeli merasa gelisah. Seperti Ny OSCAR mengatakan sebagai istri pegawai negeri sipil dia merasa kebingungan karena hampir semua barang kebutuhan pokok naik sedangkan gaji suaminya tidak kunjung naik.

Ia menambahkan bila gaji PNS naik 20% harga barang di pasaran sudah naik 40%. Dia berharap jangan semua harga barang kebutuhan pokok naik. (kss/tin)

Teks Foto:
– Ibu TONY satu diantara pedagang di Pasar Wonokromo sedang menuang bawang goreng sambil menunggu pembeli.
Foto: KHUSNINA suarasurabaya.net

Bagikan
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Jumat, 16 Oktober 2026
34o
Kurs