Kawasan Kaliasin, Tunjungan dan Basuki Rahmat adalah lokasi pertama yang akan direvitalisasi Pemkot.
MUSDIQ ALI SUHUDI Kepala Bidang Tata Ruang Dinas Tata Kota Pemkot Surabaya mengatakan, dengan adanya superblok itu diharapkan pembangunan tidak terfokus di daerah-daerah pinggiran Surabaya.
TEGUH ARDI SRIANTO reporter Suara Surabaya melaporkan, Rabu (12/12), melaporkan rencananya pembangunan blok-blok di tengah kota itu tidak akan mengubah kampung-kampung di belakang bangunan blok yang akan dibangun Pemkot.
MUSDIQ mengatakan diharapkan dengan adanya bangunan blok itu tidak ada kesan kumuh di kawasan tinggal yang ada di tengah kota. Untuk tahap awal pemkot akan merealisasikan pembangunan superblok di kawasan Kaliasin, Tunjungan dan Basuki Rachmat.
Dengan adanya pembangunan superblok itu diperkirakan 300 hektare lahan yang ada di pusat kota akan direvitalisasi sebagai kawasan tinggal modern, tanpa merubah kampung-kampung yang ada di sekitarnya.
Untuk memulai pembangunan superblok berupa perkantoran, pusat perbelanjaan dan tempat tinggal itu mulai tahun ini Pemkot akan melakukan sosialisasi ke warga yang ada di kawasan pusat kota.(bir/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100

