ALAN CARPENTER Perdana Menteri Negara Bagian Australia Barat mengadakan kunjungan khusus ke Surabaya hingga Jumat (07/12) besok. Kunjungan yang dimulai sejak Rabu (05/12), untuk memperkuat hubungan propinsi kembar antara Jawa Timur dan Australia Barat yang telah berlangsung selama 17 tahun.
Dalam kunjungan tersebut, CARPENTER mengadakan pembicaraan rinci dengan Gubernur Jawa Timur Utomo, pejabat pemerintah dan perusahaan setempat yang memiliki kepentingan di Australia Barat.
BILL FARMER Duta Besar Australia untuk Indonesia dalam siaran pers yang diterima suarasurabaya.net, Kamis (06/12), mengatakan, kunjungan ke Surabaya untuk menegaskan kembali hubungan yang menurutnya, telah menjadi “acuan bagi perjanjian antar kota dan antar propinsi lainnya”.
“Perdana Menteri CARPENTER dan Gubernur Jawa Timur IMAM UTOMO memperpanjang perjanjian propinsi kembar selama lima tahun pada upacara penandatanganan di Perth pada September 2007. Perjanjian Jawa Timur-Australia Barat telah memberikan dampak nyata bagi kehidupan kedua masyarakat,”ujar FARMER.
Beberapa macam kerja sama dan pertukaran praktis yang berlangsung di bawah perjanjian Australia Barat-Jawa Timur, kara FARMER, telah membantu memajukan hubungan menyeluruh Australia dengan Indonesia secara jelas.”
Dalam kegiatan ini, kata FARMER, Perdana Menteri CARPENTER mengunjungi tempat penggemukan ternak di Jawa Timur, yang merupakan contoh kerja sama pertanian yang kukuh yang dikembangkan di bawah perjanjian propinsi kembar, pertama kali ditandatangani di Surabaya pada 1990.
Ternak hidup dari Australia Barat digemukkan di lokasi penggemukan yang subur di Jawa Timur. Pada 2006 hingga 2007, Australia mengekspor 452,197 ternak hidup ke Indonesia.
Pemerintah Australia Barat telah bekerja sama dengan PT Agrindo untuk mengembangkan usaha penggemukan ternak di Jawa Timur sehingga propinsi tersebut dapat meningkatkan produksi daging sapi secara pesat untuk pasar domestik dan berpotensi untuk mengembangkan ekspor daging sapi ke Timur Tengah.
Perdana Menteri CARPENTER dan Gubernor IMAM UTOMO hari ini juga menyaksikan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kantor Tenaga Kerja Jawa Timur dengan perusahaan dari Perth, Offshore Staff Solutions Pty Ltd. Di bawah Nota Kesepahaman tersebut, Pemerintah Jawa Timur akan membantu Offshore Staff Solutions menyeleksi tenaga kerja terampil dan bermutu yang telah dididik di Jawa Timur untuk bekerja di perusahaan-perusahaan Australia Barat yang mengalami kesulitan akibat pasar tenaga kerja yang ketat di Australia Barat.
Selain pertukaran pertanian dan tenaga kerja di bawah perjanjian tersebut, terdapat beberapa proyek pembangunan yang berhasil di Jawa Timur, termasuk proyek energi terbarukan seperti air yang disalurkan dengan tenaga surya untuk desa-desa tertinggal di propinsi tersebut.
Perjanjian ini juga telah membantu memajukan Jawa Timur sebagai target perdagangan dan investasi yang potensial bagi perusahaan-perusahaan Australia Barat. (tin)
NOW ON AIR SSFM 100

