Jumat, 16 Oktober 2026
Persepsi Negatif

Hambat Penyaluran Kredit Investasi

Laporan oleh Noer Soetantini
Bagikan

Penyaluran kredit investasi atau pembiayaan lain yang berjumlah besar masih mengalami hambatan. Ini disebabkan persepsi negatif perbankan mengenai daya saing perekonomian Indonesia.

WIMBOH SANTOSO Kepala Biro Stabilitas Sistem Keuangan Bank Indonesia dalam Dialog Investasi, Kamis (06/12), mengatakan persepsi tersebut muncul karena adanya keterbatasan informasi dan pemahaman perbankan terhadap arah pembangunan pada sektor-sektor industri serta prioritas pembangunan yang dipilih dalam kurun waktu tertentu.

“Peningkatan kredit ekspor dari perbankan masih terbatas. Apalagi belum jelasnya kelanjutan proyek infrastruktur meskipun sudah dikeluarkan aturan leniency untuk kredit infrastruktur,”ujarnya.

Rasio NPL (Non Performing Loan) perbankan, diakui WIMBOH, memang terus membaik berada di kisaran 4,5%-5,25%. Dan ini mempermudah perbankan untuk meningkatkan penyaluran kreditnya terutama ke sektor UMKM.

Pertumbuhan kredit perbankan di 2008 ini, kata WIMBOH, diperkirakan dapat mencapai 20% – 24% atau lebih tinggi dari 2007 sebesar 22%.

Mengenai imbas harga minyak dunia, WIMBOH menegaskan, dapat menjadi isu utama pertumbuhan ekonomi 2008. Dari stress test dampak kenaikan harga minyak, pertumbuhan kredit perbankan tetap optimis.

Pemerintah akan menjaga ketahanan fiskal, antara lain, shifting subsidi minyak, peningkatan penerimaan pajak dan mempercepat konversi pengunaan minyak tanah ke gas. Untuk itu, pemerintah akan fokus pada kebijakan dalam mendorong peningkatan kredit perbankan pada dunia usaha, pemantapan stablitas sistem keuangan dan melanjutkan langkah-langkah penguatan operasional perbankan serta penguatan struktur perbankan (API).

“Pemerintah tetap menjaga kestabilan moneter sekaligus mendukung stabilitas perbankan juga berperan aktif mendukung pertumbuhan sektor riil,”ujarnya. (tin)

Bagikan
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Jumat, 16 Oktober 2026
35o
Kurs