Jumat, 16 Oktober 2026

Ekonomi Dunia Siapkan Diri Hadapi Masa Sulit

Laporan oleh Noer Soetantini
Bagikan

Kekhawatiran terbesar masyarakat dunia kalau harga minyak dunia mencapai US$ 100 per barel. Presiden SUSILO BAMBANG YUDHOYONO mengatakan bagi negara-negara produsen minyak ini kabar baik. Tapi bagi negara yang tidak memiliki cadangan minyak dan hanya tergantung pada produsen minyak, ini kabar buruk.

Pada pembukaan konvensi dan pameran minyak dan gas bumi Asia Pasifik di Balai Sidang Jakarta, Selasa (30/10), Presiden mengatakan, dengan melonjaknya minyak dunia maka ekonomi dunia harus mempersiapkan diri menghadapi masa-masa yang sulit, yang tidak bisa diselesaikan oleh ketidakpastian geopolitikal yang berlanjut.

Bahkan, kata Presiden, IMF memprediksi pertumbuhan ekonomi dunia akan terjun bebas ke level 4,5% akibat tingginya harga minyak dunia. Berikut cuplikan penjelasan Presiden seperti dikutip JOSE reporter Suara Surabaya di Jakarta, {clip*1}.

Presiden juga mengatakan pemerintah Indonesia saat ini memperkenalkan program yang mendorong masyarakat berhenti menggunakan minyak tanah dan beralih ke elpiji. Program ini akan meningkatkan konsumsi dan perdagangan gas alam, sekaligus mengurangi ketergantungan pada minyak. (tin)

Bagikan

Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Jumat, 16 Oktober 2026
31o
Kurs