Pelindo III akan membangun dermaga baru senilai Rp 500 milyar. Ini disampaikan SUPRIHAT Direktur Utama Pelindo III Surabaya saat paparan soal Pelabuhan Tanjung Perak pada JUSUF KALLA Wakil Presiden (Wapres), Minggu (28/10) sore.
Menurut SUPRIHAT seperti dilaporkan RANGGA reporter Suara Surabaya, dana Rp 500 milyar sudah ada dalam APBN dan akan siap tahun depan. Pembangunan dermaga baru ini karena kondisi pelabuhan sudah jenuh dan semakin sesak.
SUPRIHAT menegaskan pembangunan dermaga baru akan dilakukan sesudah pelebaran beberapa dermaga, seperti Dermaga Nilam an Jamrud. Masing-masing dermaga akan diperlebar 200 meter. Berikut penjelasan SUPRIHAT, {clip*1}.
Menanggapi hal itu, JUSUF KALLA menilai pembangunan dermaga baru itu bisa jadi prioritas terakhir saja. Saat beraudiensi dengan pejabat Pelindo dan Departemen Perhubungan di kantor Pelindo III, Wapres mengatakan, daripada membangun dermaga baru, Pelindo III bisa memanfaatkan gudang-gudang peti kemas yang baru terpakai 20% saja.
Wapres juga mengritik kecenderungan pelabuhan-pelabuhan di Indonesia termasuk Pelabuhan Tanjung Perak yang memakai konsultan luar negeri seperti JICA lembaga bantuan dana dan teknis dari Jepang. Kata Wapres, banyak tenaga ahli dan universitas dalam negeri yang bisa dipakai jadi konsultan dan rujukan.
Sebelum sidah di Pelabuhan Tanjung Perak, Wapres juga mengunjungi Terminal Petikemas Surabaya (TPS). Wapres datang sekitar pukul 14.15 WIB dengan helikopter. Beberapa pejabat sipil dan militer menyambut Wapres, diantaranya IMAM UTOMO Gubernur Jawa Timur. (tin)
NOW ON AIR SSFM 100

