Sabtu, 17 Oktober 2026

Indosat Memanfaatkan Kelemahan New Comer

Laporan oleh Noer Soetantini
Bagikan

Kehadiran dua operator baru di Surabaya yakni 3 dan Esia direspon positif oleh Indosat. Kreativitas dan inovasi yang ditawarkan dua operator baru disikapi Indosat dengan memanfaatkan kelemahan new comer yakni keterbatasan jaringan dan cakupan area layanan.

ASEP SUHANDI Head of East Java, Bali, Nusra (EJBN) Indosat pada suarasurabaya.net, Jumat (24/08), mengatakan, kreativitas dan inovasi tidak saja gencar dilakukan operator baru. Operator lama (incumbent), selama ini, tidak kalah kreatifnya dalam mengembangkan inovasi layanan.

Seperti Indosat saat ini, ungkap ASEP, lebih konsentrasi pada bentuk bagaimana peningkatan kualitas layanan dan brandware sumber daya manusia, disamping program yang dijalankan di masing-masing portofolio produk. EJBN konsetrasi pada kualitas yang diberikan pada pengguna produk baik berkait kontinuitas hubungan, kominukasi, sinyal kuat dengan tag line “Sinyal Kuatnya di mana-mana” untuk ditingkatkan dan terus diperbaiki.

Untuk operator baru, tegas ASEP, akan lebih banyak bermain di sisi pricing. Ini disebabkan ketertinggalan infrastruktur dan pengembangan BTS sehingga jadi kendala tersendiri. Sementara operator lama terus memperkuat posisi ini khususnya dalam meningkatkan okupansi BTS yang sudah ada.

Ini sudah menjadi strategi baku yang diterapkan di Indosat. Sementara untuk imbas kehadiran dua operator baru, ASEP mengakui memang ada tapi tidak begitu terasa. Meski demikian, pelanggan dan pendapatan Indosat tetap tumbuh. Berikut penjelasan ASEP, dan pelanggan perutmbuha Indosat tetap tumbbuh akrena penetrasi amrket di Jatim masih cukup rendah dan ada potensi market yang masih lebar untuk digarap. Berikut penjelasan ASEP, {clip*1}.

ASEP optimis kehadiran operator baru semakin melengkapi kebutuhan masyarakat bersama operator lama. Sehingga persaingan yang ada semakin sehat dan ke depan sama-sama memainkan peran layanan di bidang telekomunikasi. (tin)

Bagikan

Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Cuaca di Pos Pantau Gunung Merapi Cerah

Surabaya
Sabtu, 17 Oktober 2026
35o
Kurs