Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Surabaya menyesalkan blokade jalan akses mall City of Tomorrow (CiTo) di jalan A Yani oleh aparat Satpol PP Pemprov Jatim.
RUDIANSYAH Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Surabaya pada RULLY reporter Suara Surabaya, Jumat (29/06) menyatakan, blokade seluruh jalan masuk mall CiTo oleh Satpol PP Pemprov Jatim berlebihan.
Ini bentuk arogansi aparat. Upaya blokade jalan akses ke mall di saat mall CiTo belum penuhi syarat AMDAL Lalulintas, kampanye negatif investasi di Kota Surabaya.
Menurut RUDIANSYAH, seharusnya kalau hanya masalah teknis pengaturan jalan, pemerintah bisa upayakan pendekatan lain, tidak kemudian memakai cara kaku langsung memblokade jalan akses ke mall.
RUDIANSYAH Ketua KADIN Surabaya menjelaskan, dibangunnya mall baru banyak manfaat diantaranya membuka ribuan lapangan kerja. “Ini jangan dihambat dengan hal-hal teknis seperti syarat-syarat analisis dampak lalu lintas. Toh pemerintah sendiri yang beri ijin. Kendala teknis harus diupayakan solusi bersama, bukan malah dibebankan pengembang,” ujarnya.
KADIN Surabaya mendesak blokade di CiTo segera dibuka sambil rekayasa lalu lintas antisipasi macet diupayakan. Termasuk juga pembangunan infrastruktur pendukung lainnya yang jadi tangungjawab pemerintah.(ipg/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100

