Surabaya kembali kedatangan tamu dari negara sahabat. Setelah beberapa waktu yang lalu mendapat kunjungan dari para pelaku pariwisata asal Filipina, Brunei, China, bahkan Swedia, kini untuk kesekian kalinya Surabaya mendapat kesempatan menjamu rombongan familiarization trip dari Australia.
Rombongan yang terdiri dari 15 biro perjalanan wisata yang tersebar di beberapa kota di Australia ini dikoordinir oleh Garuda Orient Holidays, sebuah Biro Perjalanan yang mempromosikan pariwisata Indonesia di luar negeri. Kunjungan Australia ini merupakan kali kedua setelah setahun yang lalu rombongan serupa pernah melakukan fam trip ke Surabaya.
“Tahun lalu, fam trip yang dilakukan oleh rombongan dari Australia telah menarik perhatian biro perjalanan lainnya untuk mengetahui lebih banyak tentang Surabaya dan JawaTimur. Meski hanya tinggal selama dua malam, namun dari pengalaman mereka menyinggahi objek-objek wisata seperti Gunung Bromo, Tanggulangin dan beberapa pusat perbelanjaan di Surabaya, mereka menyimpulkan bahwa kota ini sangat potensial untuk dipromosikan sebagai tujuan wisata,” ujar YUSAK ANSHORI Executive Director STPB (Surabaya Tourism Promotion Board).
”Karena rasa tertarik dari rombongan yang pertama itulah, rombongan biro perjalanan berikutnya memutuskan untuk datang kali ini,” sambung YUSAK seperti disampaikan dalam siaran persnya Kamis (21/06) pada suarasurabaya.net.
SHONA OMROD mewakili Garuda Orient Holidays, menyampaikan bahwa calon wisatawan asal Australia sangat tertarik pada konsep wisata kawasan di Surabaya. Satu diantara kawasan yang cukup menjanjikan adalah Ampel, dimana kawasan tersebut menawarkan keunikan wisata religi maupun sejarah kota Surabaya.
“Kedatangan mereka ini juga kembali untuk memastikan terjaminnya stabilitas dan keamanan di Indonesia bagi para wisatawan asing, khususnya dari Australia. Memang tidak dapat dipungkiri bahwa bencana yang berkelanjutan, juga beberapa masalah politik, telah membawa dampak buruk pada dunia pariwisata Indonesia. Karena itulah melalui kegiatan seperti ini diharapkan kepercayaan mereka akan keamanan di Indonesia dapat pulih secepatnya,” ujar SHONA OMROD.
Sementara itu, YUSAK ANSHORI menambahkan, selain itu pihak STPB juga ingin memperkenalkan lebih dalam lagi potensi pariwisata yang ada di Surabaya maupun Jawa Timur sehingga sepulang mereka dapat segera menggarap paket-paket wisata dan memasukkan kota Surabaya dan Jawa Timur sebagai satu diantara destinasinya.
“Dengan begitu, upaya dan harapan kami menjadikan Surabaya sebagai tujuan wisata setelah Bali dan Jogjakarta, akan lebih mudah terealisasi,” terang YUSAK ANSHORI.(tok/tok)
NOW ON AIR SSFM 100

