Senin, 19 Oktober 2026
Turn Rate 6%

Sim Card Murah Picu Exit Barrier Pelanggan Rendah

Laporan oleh Noer Soetantini
Bagikan

Makin murahnya Sim Card di pasaran memicu terjadinya exit barrier yang rendah. Konsumen mudah berpindah ke kartu yang lain baik dalam satu operator atau ke operator yang lain.

Untuk itu, mau tidak mau operator harus meninggikan exit barrier. Demikian disampaikan AHMAD RUSDILFAHMI Division Head of Marketing and Sales Support – East Java Bali Nusra Region PT Indosat pada suarasurabaya.net, Rabu (14/03), di sela peluncuran program Poin Plus-Plus – Makin Plus.

Menurut FAHMI, satu diantara strategi agar orang susah berpindah tanpa merasa diikat yakni dengan cara pemberian hadiah. Begitu pula dengan pembentukan Indosat Community pada pelanggan, operator akan semakin dekat dengan pelanggan. Berikut penjelasan FAHMI, {clip*1}.

FAHMI menjelaskan dari penjualan Sim Card baru sampai Februari 2007 sebesar 500 ribu, tingkat chum rate di kisaran 9%-10%. Karena banyak program pemberian hadiah maupun pembentukan community, chum rate bisa ditekan sampai 4%.

“Jadi 6% biasanya bermigrasi entah ke XL atau ke Telkomsel. Dari tiga kartu selular Indosat yakni IM3, Mentari dan Matrix, yang bermigrasi banyak dari Mentari. Namun migrasinya biasanya ke satu grup Indosat seperti ke IM3. Ini sebabnya kenapa kita menyediakan 3 produk selular, tak lain pelanggan bisa memilih kartu sesuai kebutuhannya,”paparnya.

Pembentukan Indosat Community, kata FAHMI, akan mewadahi semua pelanggan Indosat baik pengguna IM3, Matrix dan Mentari. Meskipun saat ini sudah ada community yang terbentuk seperti IM3 Community di beberapa cabang Indosat, FMC, Community Outlet yang kemarin baru di-launch, namun nantinya akan mengacu ke Indosat Community sehingga nantinya bisa diadakan gathering dan lebih dekat dengan Indosat.

Dengan program menarik yang disediakan, ungkap FAHMI, target penambahan pelanggan Indosat wilayah Jawa Timur, Bali dan Nusra sampai kwartal I sudah over target hingga 144%. Jumlah pelanggan selular Indosat di tiga wilayah tersebut pada 2006 sebanyak 2,4 juta dan hingga saat ini tembus jadi 3,6 juta pelanggan atau naik 1,2 juta.

Dari jumlah pelanggan selular tersebut, dominasi pelanggan dari Jawa Timur dan pelanggan Bali sekitar 230 ribu. Sementara untuk pelanggan CDMA mencapai 380 ribu.

Teks foto :
– AHMAD RUSDILFAHMI
Foto : Istimewa

Bagikan
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Surabaya
Senin, 19 Oktober 2026
37o
Kurs