Senin, 19 Oktober 2026
Berdasarkan DPK Perbankan

Jatim Potensi Rangking Kedua Jumlah Investor ORI

Laporan oleh Noer Soetantini
Bagikan

Jawa Timur bisa menempati urutan kedua setelah Jakarta dalam hal jumlah investor ORI (Obligasi Negara Republik Indonesia) seri 002 yang ditawarkan sampai 23 Maret 2007. Ini berdasarkan beberapa analis market setelah ORI001 diluncurkan Agustus 2006.

T GUNTUR PASARIBU Direktur PT Bursa Efek Surabaya (BES) pada suarasurabaya.net, Selasa (13/03), usai Talkshow dan Bincang Investasi ORI, mengatakan, memang dari segi jumlah investor pada ORI001 tidak diketahui pasti. Namun dari sisi potensi dana pihak ketiga (DPK) yang tergambar dari DPK Perbankan di Jawa Timur lebih dari Rp 120 trilyun.

“Dari DPK tersebut kalau diambil 5% saja hampir Rp 5 trilyun. Tinggal mungkin sedikit switching dari depostio dan tidak akan mempengaruhi DPK itu sendiri. Apalagi bunga dari deposito jauh lebih besar dibandingkan pemesaran ORI. Kalau Rp 120 trilyun bunganya rata-rata 10% sudah Rp 12 triyun. Sementara yang ditempatkan di ORI Rp 5 trilyun saja tidak akan habis dari bunganya saja,”papar GUNTUR.

GUNTUR mengatakan investasi dengan cara membeli ORI sangat aman, nyaman dan menguntungkan. Ini berdasarkan fakta yang ada dari penjualan ORI001. Sejak di-listing Agustus 2006, pergerakan harga ORI dalam posisi uptrend dan stable growth.

Ketika suku bunga (BI) rate diturunkan dan deposito pemerintah mulai turun di beberapa Perbankan, harga ORI mulai naik dan tidak pernah dibawah100. Bahkan data akhir Februai harganya 106.5.

Mulai Agustus 2006 sampai Februri atau selama 6 bulan, pemegang ORI001 di pasar perdana sudah memiliki 6%-7% capital gain-nya. ORI002 bisa berbeda dan tidak seperti ORI001.

“Jika membeli di harga 106 dengan kupon bunga 12.05 maka yield (imbal hasil yang diperoleh) sekitar sekitar 8,7%-9%. Artinya, kalau membeli 100 juta harus keluarkan dana 106 juta. Bedanya dengan ORI002 harganya 100% dimana cukup mengeluarkan 100 juta untuk membeli 100 juta. Hanya saja kupon bunga beda yakni 9,28% per tahun dan tetap selama 3 tahun atau sampai 29 Maret 2010,”kata GUNTUR.

ORI001 yang ditargetkan pemerintah bisa meraih dana Rp 1 trilyun dan terealisasi Rp 3,2 trilyun atau naik 50%, berhasil memperoleh 17.400 nasabah dengan range pembelian ORI001 Rp 100 juta sampai Rp 200 juta. Pembelian ORI001 maksimal dibatasi Rp 50 juta.

Sedangkan dalam ORI002 minimal pembelian kupon senilai Rp 5 juta dan maksimal Rp 5 milyar. Ini ditujukan menarik dana yang selama ini disimpan masyarakat di luar negeri dan juga memberikan keleluasaan investor.

GUNTUR mengimbau hendaknya investor membeli ORI002 pada agen penjual resmi yang ditunjuk pemerintah. Sebanyak 16 agen penjual siap melayani dan agen tersebut permodalannya sudah diseleksi dan dimonitor pemerintah. Bagi bank disyaratkan memiliki modal Rp 1 trilyun dan perusahaan sekuritas Rp 200 milyar.

Teks foto :
– T GUNTUR PASARIBU
Foto : MUNING suarasurabaya.net

Bagikan
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Eits, Miring

Truk Muat Kol Terguling

Exit Tol Waru Awal Pekan

Mobil Tabrak Bangunan Semi Permanen

Surabaya
Senin, 19 Oktober 2026
37o
Kurs