Selasa, 5 Mei 2026

Indonesia Kekurangan Ahli Restorasi Lukisan

Laporan oleh Dwi Yuli Handayani
Bagikan

Indonesia masih kekurangan ahli restorasi lukisan untuk merawat dan melestarikan berbagai karya lukisan, khususnya peninggalan para maestro.

“Kita sudah banyak ahli restorasi candi, kita jagonya, sudah lumayan ada ahli konservasi batik, ahli restorasi kertas sudah ada. Yang ahli restorasi lukisan itu kita belum punya betul. Maka kita sedang mikir, ke depan harus mulai dilakukan,” kata Kacung Marijan Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbud di Magelang, Minggu (15/3/2015) seperti dilansir Antara.

Ia mengatakan hal itu setelah meresmikan hasil revitalisasi Museum Haji Widayat di Kota Mungkid, Ibu Kota Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Kemendibud membantu Rp1,5 miliar untuk program revitalisasi museum peninggalan maestro pelukis, Widayat. Ribuan karya seni, peninggalan Widayat disimpan di museum tersebut terutama berupa lukisan.

Ia mengatakan belum lama ini lukisan karya Raden Saleh juga direstorasi, akan tetapi oleh ahli restorasi dari luar negeri karena Indonesia belum memiliki ahli restorasi lukisan.

“Kita ingin ke depan itu lebih kuat, misalnya, kita mengundang orang asing, kemudian di sini, orang itu sekaligus merestorasi, sekaligus mengajari. Bukan hanya sekadar melakukan restorasi, tetapi juga transfer ilmu kepada ahli indonesia,” tuturnya.

Ia menyebut masa depan cerah untuk ahli restorasi lukisan Indonesia, antara lain banyak orang kaya Indonesia mengoleksi lukisan berkualitas dengan harga yang mencapai miliaran rupiah.

Para kolektor lukisan, katanya, tentu ingin karya itu terjaga dengan baik. Mereka yang bisa menjaga lukisan karya para maestro itu, adalah ahli restorasi. (ant/dwi)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Gudang di Jalan Jawar Surabaya

Perbaikan Pipa PDAM Bocor di Jemursari

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Surabaya
Selasa, 5 Mei 2026
32o
Kurs