Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyatakan harga ayam dan telur di tingkat peternak mulai menunjukkan tren kenaikan seiring kembali berjalannya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah libur sekolah 2026. Peningkatan permintaan dari program tersebut dinilai mulai berdampak positif terhadap harga komoditas unggas.
I Gusti Ketut Astawa Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas mengatakan program unggulan Prabowo Subianto Presiden itu mulai memberikan angin segar bagi peternak ayam dan telur.
“Kalau data kami dan juga bertanya ke teman-teman peternak, relatif sudah mulai merangkak. Jadi MBG itu ada pengaruhnya dan sekarang telah melewati bulan Suro, sekaligus juga mulai masuk anak sekolah, MBG dimulai, ini merangkak sudah mulai naik,” kata Ketut saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (17/7/2026) seperti dikutip Antara.
Menurut Ketut, setelah sempat mengalami penurunan, harga ayam hidup (broiler) dan telur ayam ras di tingkat peternak kini mulai bergerak mendekati Harga Acuan Pembelian (HAP) yang ditetapkan pemerintah.
Berdasarkan data Bapanas, rata-rata harga ayam broiler di tingkat peternak per 14 Juli mencapai Rp21.736 per kilogram (kg) berat hidup. Angka itu naik 4,11 persen dibandingkan sepekan sebelumnya di level Rp20.878 per kg.

NOW ON AIR SSFM 100

