Laga perebutan peringkat ketiga menjadi salah satu tradisi yang selalu hadir di Piala Dunia. Meski sering dianggap sebagai pertandingan yang tidak diinginkan oleh tim yang kalah di semifinal, FIFA masih mempertahankannya hingga edisi 2026 ini.
Sebaliknya, Euro atau Piala Eropa justru sudah menghapus pertandingan tersebut sejak 1984. Keputusan itu membuat dua tim yang kalah di semifinal langsung mengakhiri turnamen tanpa harus memperebutkan posisi ketiga.
Lalu, kenapa kedua turnamen terbesar di dunia itu memiliki kebijakan yang berbeda?
Di Piala Dunia 2026, Prancis dan Inggris menjadi dua tim yang harus memainkan laga perebutan peringkat ketiga setelah sama-sama tersingkir di semifinal. Prancis kalah 0-2 dari Spanyol, sedangkan Inggris takluk dramatis 1-2 dari Argentina.
Meski bukan laga perebutan trofi utama, pertandingan tersebut tetap memiliki arti penting, baik dari sisi prestise maupun keuntungan yang didapat tim pemenang.

NOW ON AIR SSFM 100

