Sabtu, 25 Juli 2026

JK Ingin SMK di Indonesia Diperbanyak

Laporan oleh Dodi Pradipta
Bagikan

Jusuf Kalla Wakil Presiden minta pembangunan sekolah menengah kejuruan (SMK) diperbanyak untuk menekan angka pengangguran.

“Kalau untuk mencari kerja yang membutuhkan keahlian, itu ada di SMK. Maka kenapa SMK harus lebih banyak daripada sekolah umum, kalau tidak demikian maka sekolah (umum) itu bisa jadi pabrik pengangguran,” katanya di Jawa Barat Senin (30/3/2015) seperti dilansir Antara.

Dia mengatakan, pemerintah mesti segera meningkatkan kualitas pendidikan kejuruan supaya bisa menghasilkan sumber daya manusia yang siap kerja, khususnya di bidang industri.

“Kalau kita tidak siap dari sekarang, industri itu nanti pusatnya akan ada di Thailand dan Malaysia. Oleh karena itu kita usahakan anggaran, dan gurunya juga harus disiapkan dari sekarang, diadakan pelatihan,” jelasnya.

Wakil Presiden menekankan bahwa pendidikan utama dalam memajukan suatu bangsa dan kualitas pendidikan sangat penting untuk pembangunan.

Dalam Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan (RNPK) 2015, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memprioritaskan penguatan pelaku pendidikan dan kebudayaan, percepatan peningkatan mutu dan akses pendidikan, serta peningkatan efektivitas tata kelola birokrasi dan pelibatan publik.

Konferensi tahunan tersebut akan membahas tujuh hal pokok yaitu Program Indonesia Pintar (PIP) melalui Pelaksanaan Wajib Belajar 12 Tahun, Penguatan Kompetensi dan Kesejahteraan Guru, Kebijakan Pendidikan Anak Usia Dini, serta terkait kurikulum, buku dan Ujian Nasional 2015. (ant/dop/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Truk Muat Besi Terguling di Sukomanunggal Surabaya

Muatan Menggunung

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Surabaya
Sabtu, 25 Juli 2026
29o
Kurs