Senin, 3 Agustus 2026

Pemerintah ingin Pilkada 2018 Jangan Ada Kampanye Berlatar SARA

Laporan oleh Iping Supingah
Bagikan

Tjahjo Kumolo Menteri Dalam Negeri, berharap tidak ada kampanye berlatar dan menyinggung aspek suku, agama, ras dan antargolongan (SARA) dalam Pilkada 2018.

“Dampak Pilkada DKI pasti merembet di beberapa daerah besar. Jangan ada kampanye SARA dan kebencian seperti DKI kemarin,” ujar dia dalam pengarahan kepada eselon I, II dan III Kementerian Dalam Negeri, di Jakarta, Jumat (16/6/2017).

Menurut dia, harus ada ketegasan dari pihak terkait untuk mencegah itu. Pemerintah mengingatkan KPU, Badan Pengawas Pemilu, dan aparat agar kampanye SARA dan kebencian dihilangkan.

“Harus kampanye adu konsep, adu gagasan bagaimana memajukan kesejahteraan masyarakat daerah,” ujar dia seperti dilansir Antara.

Dia mengatakan, Pilkada 2018 mungkin akan beraroma Pemilu nasional karena menyangkut 68 persen total pemilih Indonesia. Lagi pula, waktu penyelenggaraannya berdekatan dengan Pemilu nasional yang akan menentukan kepemimpinan nasional pada 2019.

Dia meminta seluruh jajaran kemendagri untuk melakukan koordinasi ke seluruh daerah agar Pilkada berjalan lancar.(ant/ipg)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Senin, 3 Agustus 2026
28o
Kurs