Rabu, 22 Juli 2026

Refleksi Perobekan Bendera Kedepankan Nilai Sejarah

Laporan oleh Dwi Yuli Handayani
Bagikan
Refleksi perobekan bendera yang digelar di depan Hotel Majapahit. Foto: Totok suarasurabaya.net

Refleksi perobekan bendera di Hotel Majapahit digelar berdasarkan riset siapa pelaku sejarah yang terlibat dan yang penting mengedepankan nilai-nilai sejarah.

“Saya bahkan sempat dapat keterangan dari hasil wawancara saksi sejarah. Bendera itu ketika jatuh dilempar-lempar dan ketika dibawa oleh salah seorang warga masuk dalam sebuah gang katanya disimpan sampai sekarang,” kata Heri Lentho Budayawan Surabaya pada Radio Suara Surabaya, Kamis (14/9/2017).

Kata Heri, kalau dulu refleksi perobekan bendera ini diisi dengan acara musik tapi untuk tahun ini diiringi dengan paduan suara serta musik agar makin terasa “mencengkeram”. Perobekan bendera sebagai tanda peringatan Hari Pahlawan 10 November nanti. Peristiwa perobekan bendera sangat monumental yang diikuti peserta teaterikal yang inti hanya sekitar 250 peserta tapi diiringi para figuran sekitar 2.000 orang.

“Ada pesan-pesan yang saya titipkan, salah satunya ke Bu Risma untuk dibaca di waktu acara. Misal tentang makna merdeka, tidak hanya merdeka dari penjajahan tapi merdeka secara total,” ujarnya. (dwi/ipg)

Soerabaja10k

Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Rabu, 22 Juli 2026
33o
Kurs