Kamis, 18 Juni 2026

Galang Dana Kampanye, TKN Batal Melelang Motor dan Gitar Jokowi di Surabaya

Laporan oleh Denza Perdana
Bagikan
TKD Jatim itu hanya menjual sejumlah karya seni lukis karya seniman pendukung Jokowi di Hotel Shangri-La, Surabaya, Senin (18/3/2019) malam. Foto: Denza suarasurabaya.net

Joko Widodo (Jokowi) Calon Presiden Nomor Urut 01 berniat melelang motor kustom dan beberapa barang seperti gitar dan jaket yang pernah dia pakai di Surabaya, Senin (18/3/2019).

Tujuan kegiatan ini adalah untuk menggalang dana kampanye dan penyediaan saksi di TPS dari semua elemen masyarakat, baik tokoh masyarakat, pengusaha, maupun partai pendukungnya di Jawa Timur.


Motor kustom yang batal dilelang di Hotel Shangri-La, Surabaya. Foto: Denza suarasurabaya.net

Sedianya, lelang barang milik Jokowi itu berlangsung di Hotel Shangri-La, Senin malam. Namun, Jokowi tidak bisa hadir. Maka lelang pun dibatalkan.

Inspektur Jenderal Polisi Purnawirawan Machfud Arifin Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin mengatakan, Jokowi tidak bisa hadir karena kecapekan.

“Karena Pak Jokowi tidak bisa hadir karena kecapekan, kemarin malam menghadiri PON di Sumatera Utara, maka kegiatan itu (lelang) tidak bisa dilakukan. Nanti pasti ada kegiatan lain,” ujarnya.

Seharusnya, lelang barang-barang Jokowi ini akan dilakukan di acara berformat gala dinner yang diikuti undangan dari berbagai kalangan, termasuk pengusaha dan petinggi partai pendukungnya di Jawa Timur.

Karena batal menggelar pelelangan, panitia acara yang diselenggarakan Tim Kampanye Nasional dan TKD Jatim itu hanya menjual sejumlah karya seni lukis karya seniman pendukung Jokowi.

“Itu (jumlah lukisan yang terjual dan nominal yang didapatkan) yang tahu panitianya, ya, panitia TKN,” kata Machfud ketika ditemui di sela-sela acara tersebut.

Dia menjelaskan, kegiatan penggalangan dana melalui penjualan karya seni dan pelelangan barang itu bentuk keterbukaan Tim Kampanye Jokowi-Ma’ruf Amin agar masyarakat turut mendukung pemenangan pasangan 01.

Machfud mengatakan, TPS di Jawa Timur mencapai lebih dari 135 ribu buah. Tim kampanye Jokowi setidaknya membutuhkan 270 ribu lebih saksi untuk ditempatkan di masing-masing TPS itu.

“Belum untuk pembiayaan saksi. Kurang lebih butuh Rp56 miliar untuk itu, belum lagi ditambah biaya untuk kampanye yang masih tersisa ini. Cukup besar. Maka kami mengajak masyarakat berpartisipasi di acara ini,” ujarnya.

Erick Thohir Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf Amin menepis anggapan bahwa pelelangan barang Jokowi ini merupakan tanda bahwa TKN kehabisan “amunisi” atau dana untuk kampanye.

“Kalau dibilang kehabisan amunisi, buktinya kegiatan dan acara kami jalan terus, bagus, luar biasa. Kalau ada pihak-pihak yang mengatakan begitu, biasa, kan: zaman sekarang orang suka hoaks, suka fitnah. Biarkan saja, Allah, kan, Maha Tahu,” ujarnya.

Penyelenggaraan “Malam Dana” yang kedua kalinya digelar TKN setelah sebelumnya digelar di Jakarta ini, kata Erick, adalah upaya TKN untuk meningkatkan partisipasi masyarakat serta mengaktifkan kembali filosofi gotong-royong.

Dia menyebutkan, pada Malam Dana di Jakarta, dirinya dan sejumlah petinggi TKN Jokowi mengapresiasi lukisan para seniman pendukung Jokowi dengan membelinya.

“Karena itu suatu hal yang menunjukkan bagaimana para seniman ingin menyukseskan acara dan ingin menjadi bagian dari kemenangan Pak Jokowi,” ujarnya.(den/tin/rst)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi Diujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Kamis, 18 Juni 2026
24o
Kurs