Kamis, 23 Juli 2026

NASA: Juli 2023 Menjadi Bulan Terpanas sejak 1880

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
NASA menyebut Juli 2023 menjadi bulan terpanas sejak tahun 1880 lampau. Foto: John Angelillo/UPI

Badan Penerbangan dan Antariksa Nasional (NASA) dan Goddard Institute for Space Studies (GISS) menyebut suhu pada Juli 2023 lebih panas dibandingkan bulan lain dalam catatan suhu global sejak 1880.

Pada Juli 2023, suhu tercatat lebih hangat 0,43 derajat Fahrenheit (0,24 derajat Celsius) dibandingkan bulan Juli lainnya dalam catatan NASA.

Serta 2,1 derajat Fahrenheit (1,18 derajat Celsius) lebih hangat daripada rata-rata bulan Juli pada tahun 1951 hingga 1980, menurut analisis tersebut.

“Data NASA mengonfirmasi apa yang dirasakan oleh miliaran orang di seluruh dunia bahwa suhu pada Juli 2023 menjadikannya sebagai bulan terpanas yang pernah dicatat. Di seluruh penjuru negara, warga Amerika saat ini merasakan langsung dampak dari krisis iklim,” ujar Bill Nelson administrator NASA dilansir Antara pada Selasa (15/8/2023).

Beberapa bagian Amerika Selatan, Afrika Utara, Amerika Utara, dan Semenanjung Antartika juga mencapai suhu sangat panas, dengan mengalami kenaikan suhu sekitar 7,2 derajat Fahrenheit (4 derajat Celsius) di atas rata-rata, menurut NASA.

Secara keseluruhan, panas ekstrem pada musim panas kali ini membuat puluhan juta orang berada dalam bahaya suhu panas dan dikaitkan dengan ratusan penyakit dan kematian yang berhubungan dengan suhu panas. (ant/saf/ham)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Kamis, 23 Juli 2026
28o
Kurs