Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan mencatat sedikitnya 15 bangunan rusak akibat gempa bermagnitudo 6,4 yang terjadi Jumat (6/2/2026) dini hari. Kerusakan tidak hanya menimpa rumah warga, tetapi juga fasilitas pendidikan.
“Hingga saat ini tercatat ada 15 bangunan terdampak gempa. Pendataan masih berjalan karena kemungkinan masih ada warga yang belum melapor,” kata Radite Suryo Anggono Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pacitan, seperti dilaporkan Antara.
Bangunan terdampak tersebar di Kecamatan Pacitan, Arjosari, Nawangan, Pringkuku, Kebonagung, Bandar, dan Sudimoro. Salah satu yang mengalami kerusakan adalah SMP Negeri 4 Sembowo di Sudimoro.
“Objek terdampak tidak hanya rumah warga, tetapi juga bangunan sekolah. Untuk tingkat kerusakan masih dalam pendalaman,” ujarnya.
BPBD masih melakukan asesmen lapangan dan berkoordinasi dengan pemerintah desa serta aparat kewilayahan untuk memastikan kebutuhan penanganan lanjutan.
Radite mengimbau warga tetap tenang namun waspada terhadap gempa susulan.
“Masyarakat kami minta segera melapor jika menemukan kerusakan bangunan yang berpotensi membahayakan keselamatan,” katanya.
Gempa terjadi pukul 01.06 WIB dengan pusat di koordinat 8,99 LS dan 111,18 BT atau sekitar 90 kilometer tenggara Pacitan pada kedalaman 10 kilometer. BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.(ant/iss)
NOW ON AIR SSFM 100
