Minggu, 1 Maret 2026

Transisi Kekuasaan Iran: Dewan Kolektif Gantikan Peran Pemimpin Tertinggi

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Ali Khamenei Pemimpin Tertinggi Iran. Foto: Anadolu

Pemerintahan Iran memasuki fase transisi menyusul wafatnya sang Pemimpin Tertinggi, Ayatollah Ali Khamenei. Otoritas setempat memastikan bahwa roda kepemimpinan nasional untuk sementara akan dijalankan oleh sebuah dewan kolektif hingga figur pengganti resmi ditetapkan sesuai mekanisme konstitusi.

Ali Larijani Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran menyatakan, pembentukan dewan kepemimpinan merupakan langkah konstitusional untuk menjamin stabilitas negara di tengah situasi genting.

“Sesuai dengan konstitusi, dewan kepemimpinan akan dibentuk untuk mengemban tanggung jawab Pemimpin Tertinggi sampai penggantinya terpilih,” ujar Larijani dalam pernyataan resmi, Minggu (1/3/2025).

BACA JUGA: Dua Pejabat Pertahanan Iran Meninggal Akibat Serangan AS-Israel

BACA JUGA: Donald Trump Ancam Iran dengan Serangan Dahsyat Jika Balas AS-Israel

Sebelumnya, media pemerintah Iran melaporkan bahwa Masoud Pezeshkian Presiden Iran memimpin jalannya pemerintahan setelah wafatnya Khamenei. Namun, kepemimpinan tersebut bersifat kolektif bersama unsur pimpinan lembaga tinggi negara lainnya.

Lembaga penyiaran resmi Islamic Republic of Iran Broadcasting menyebutkan bahwa selain Pezeshkian, Ketua Parlemen Iran dan Kepala Lembaga Peradilan turut memikul tanggung jawab negara hingga pemimpin tertinggi yang baru dipilih.

Skema ini merujuk pada ketentuan hukum dasar Iran yang mengatur mekanisme pengisian kekosongan jabatan Pemimpin Tertinggi guna memastikan kesinambungan pemerintahan dan stabilitas nasional.

Peran Strategis Dewan Keamanan Nasional Tertinggi
Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran merupakan forum pejabat senior yang memiliki kewenangan strategis dalam merumuskan kebijakan pertahanan, keamanan, dan politik luar negeri Iran.

Dalam konteks krisis saat ini, peran lembaga tersebut dinilai krusial untuk menjaga koordinasi militer dan diplomatik, terutama di tengah meningkatnya ketegangan kawasan.

Belum ada keterangan resmi mengenai jadwal pasti pemilihan pengganti Khamenei. Namun, otoritas Iran menegaskan bahwa proses akan berjalan sesuai prosedur konstitusional. (saf/faz)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Minggu, 1 Maret 2026
29o
Kurs