Ateng Hartono Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) mengatakan, Februari 2026 perekonomian Indonesia mengalami inflasi secara tahunan (year-on-year/yoy) sebanyak 4,76 persen.
“Terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 105,48 pada bulan Februari tahun 2025 menjadi 110,50 pada Februari tahun 2026,” kata Ateng Hartono seperti dilansir Antara di Jakarta, Senin (2/3/2026).
Inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga, yang ditunjukkan naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran, yaitu kelompok makanan, minuman dan tembakau sebanyakb3,51 persen, kelompok pakaian dan alas kaki 0,73 persen, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga 16,19 persen, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga 0,21 persen.
Lalu, ada juga kenaikan kelompok kesehatan 1,61 persen, kelompok transportasi 0,12 persen, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya 0,96 persen, kelompok pendidikan 1,11 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran 1,37 persen, dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya 16,66 persen.
Sementara itu, kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks adalah kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan 0,09 persen.
“Perkembangan harga berbagai komoditas pada Februari 2026 secara umum menunjukkan kenaikan. Berdasarkan hasil pemantauan BPS di 150 kabupaten/kota, pada Februari 2026 terjadi inflasi y-on-y 4,76 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 105,48 pada Februari 2025 menjadi 110,50 pada Februari 2026. Tingkat inflasi m-to-m 0,68 persen, sedangkan tingkat inflasi y-to-d 0,53 persen,” kata BPS di lamannya.
Selain itu, inflasi bulanan tercatat mencapai 0,68 persen month-to-month (mtm) dan inflasi tahun kalender mencapai 0,53 year-to-date (ytd) pada Februari 2026.
Komoditas yang dominan memberikan sumbangsih pada inflasi y-on-y adalah ikan segar, daging ayam ras, beras, bawang merah, telur ayam ras, jeruk, tomat, sigaret kretek mesin (SKM), sigaret kretek tangan (SKT), sigaret putih mesin (SPM), tarif listrik, sewa rumah, upah asisten rumah tangga, mobil, sepeda motor, tarif angkutan udara, uang kuliah akademi/PT, uang sekolah dasar, nasi dengan lauk, dan emas perhiasan.(ant/lea/rid)
NOW ON AIR SSFM 100
