Kelompok Hizbullah Lebanon, pada Selasa (3/3/2026), mengumumkan telah menargetkan tiga pangkalan militer di Israel utara dan Dataran Tinggi Golan Suriah yang diduduki Israel dengan roket dan drone.
Menurut tiga pernyataan terpisah Hizbullah yang dikutip Anadolu, penargetan tersebut merupakan balasan atas serangan agresi Tel Aviv terhadap Lebanon.
Hizbullah mengatakan serangan mereka hanya menyasar ranah militer, dan telah meluncurkan serangkaian drone kamikaze ke lokasi radar dan ruang kendali di Pangkalan Udara Ramat David Airbase di Israel utara.
Kelompok itu juga telah menargetkan Pangkalan Meron, yang digunakan untuk pengawasan dan pengelolaan operasi udara di Israel utara, dengan kawanan drone kamikaze.
Disebutkan pula bahwa serangan tersebut merusak salah satu radar pangkalan dan sebuah gedung komando.
Dalam operasi ketiga, Hizbullah mengatakan telah meluncurkan “rentetan roket besar-besaran” ke Pangkalan Nafah, markas Divisi Bashan ke-210, di Dataran Tinggi Golan.
Akibatnya, media Israel melaporkan, empat warganya terluka usai sebuah roket yang ditembakkan dari Lebanon menghantam sebuah bangunan di kota Kiryat Ye’oval di Galilea.
Media itu juga mengatakan bahwa roket tersebut menyebabkan luka ringan dan sirene serangan udara berbunyi di beberapa permukiman Israel di dekat perbatasan Lebanon.(ily/bil/faz)
NOW ON AIR SSFM 100
