Selasa, 3 Maret 2026

IRGC: Lebih 650 Personel Militer AS Meninggal dan Terluka Dalam Operasi Balasan Iran

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Brigadir Jenderal Ali Mohammad Naeini Juru Bicara IRGC. Foto: Tasnim News Agency

Korps Garda Revolusi Islam Iran atau Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) pada, Selasa (3/3/2026), menyebut lebih dari 650 personel militer Amerika Serikat (AS) meninggal atau terluka dalam dua hari pertama operasi balasan “True Promise 4”.

Operasi tersebut menargetkan pangkalan militer dan kapal perang Amerika Serikat di kawasan Teluk Persia, sebagai respons atas eskalasi konflik antara Iran, AS, dan Israel.

Brigadir Jenderal Ali Mohammad Naeini Juru Bicara IRGC, menyatakan serangan Iran meliputi rudal dan drone yang diarahkan ke aset Angkatan Laut AS serta markas militer di Bahrain. Menurut Naeini, serangan tersebut memaksa kapal induk AS, USS Abraham Lincoln, mundur dari perairan dekat pesisir Iran.

“Dalam dua hari pertama perang, 650 tentara Amerika meninggal atau terluka,” kata Naeini seperti dilansir kantor berita Tasnim.

Ia menambahkan bahwa pihak AS kemungkinan akan menyangkal atau menyembunyikan jumlah korban tersebut, namun menurutnya data intelijen dan laporan lapangan Iran mengonfirmasi angka itu.

IRGC juga mengklaim telah berulang kali menghantam markas Armada Kelima Angkatan Laut AS di Bahrain. Dalam salah satu serangan, Naeini menyebut sekitar 160 personel militer AS meninggal atau terluka setelah fasilitas militer utama Amerika di negara tersebut menjadi sasaran.

Selain itu, kapal dukungan tempur Angkatan Laut AS jenis MST dilaporkan mengalami kerusakan berat akibat terkena rudal angkatan laut Iran.

Naeini juga mengungkapkan bahwa pasukan angkatan laut Iran meluncurkan empat rudal jelajah ke arah USS Abraham Lincoln yang saat itu berada sekitar 250 hingga 300 kilometer dari pesisir Chabahar, Iran tenggara. Setelah serangan tersebut, kapal induk itu disebut bergerak menjauh ke arah Samudra Hindia bagian tenggara.

Adapun operasi “True Promise 4” disebut sebagai respons signifikan militer Iran terhadap apa yang mereka sebut sebagai agresi berkelanjutan dari Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak AS terkait klaim jumlah korban maupun kerusakan yang disampaikan IRGC. (bil/faz)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Selasa, 3 Maret 2026
26o
Kurs