Kamis, 5 Maret 2026

Iran Klaim Serang Kapal Tanker AS di Teluk Persia

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Foto yang dirilis oleh situs web resmi Korps Garda Revolusi Iran, Sepanews, pada 17 Februari 2026 ini menunjukkan sebuah roket yang ditembakkan selama latihan militer oleh anggota IRGC dan angkatan laut di Selat Hormuz. Foto: Sepanews

Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah Iran mengklaim telah menyerang sebuah kapal tanker milik Amerika Serikat di wilayah Teluk Persia pada Kamis (5/3/2026) pagi waktu setempat.

Televisi pemerintah Iran melaporkan, pesawat tempur angkatan laut negara itu meluncurkan serangan terhadap kapal tanker tersebut di wilayah Teluk utara.

Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dalam pernyataan yang dibacakan di televisi pemerintah menyebut kapal tersebut terkena rudal dan saat ini dilaporkan terbakar.

“Kapal itu terkena rudal di utara Teluk Persia dan saat ini terbakar,” demikian pernyataan IRGC.

Dilansir dari BBC, IRGC juga mengklaim telah memiliki kendali penuh atas Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang menghubungkan Teluk Persia dengan Samudra Hindia dan menjadi rute utama perdagangan minyak dunia.

Namun hingga kini, klaim tersebut belum dapat dikonfirmasi secara independen oleh pihak internasional.

Sebelumnya, Organisasi Perdagangan Maritim Inggris atau UK Maritime Trade Operations (MTO) melaporkan adanya insiden yang melibatkan kapal tanker di perairan Teluk utara, dekat wilayah Kuwait.

Dalam laporannya, kapten kapal tanker yang sedang berlabuh mengaku melihat dan mendengar ledakan besar di sisi kiri kapal sebelum melihat sebuah perahu kecil meninggalkan lokasi kejadian.

“Kapten sebuah kapal tanker yang sedang berlabuh melaporkan telah menyaksikan dan mendengar ledakan besar di sisi kiri kapal, kemudian melihat sebuah perahu kecil meninggalkan area tersebut,” demikian keterangan MTO.

Laporan tersebut juga menyebutkan terjadi tumpahan minyak yang berasal dari tangki kargo kapal, yang berpotensi menimbulkan dampak terhadap lingkungan sekitar.

Selain itu, kapal dilaporkan kemasukan air akibat kerusakan pada tangki kargo. Meski demikian, tidak ada laporan mengenai kebakaran di kapal tersebut dan seluruh awak kapal dilaporkan dalam kondisi selamat.

Di tengah meningkatnya ketegangan, sejumlah ledakan juga dilaporkan terjadi di Manama, ibu kota Bahrain, menurut seorang reporter kantor berita AFP yang berada di lokasi.

Ledakan keras juga terdengar di Doha, Qatar, pada Kamis pagi. Insiden tersebut terjadi di tengah dugaan bahwa Iran melanjutkan serangan terhadap negara-negara Teluk sebagai respons atas kampanye udara yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel. (saf/ham)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Banjir Menggenangi Sidosermo 4

Surabaya
Kamis, 5 Maret 2026
27o
Kurs