Rabu, 19 Agustus 2026

20 Maskapai Dunia Rugi Hampir Rp900 Triliun Imbas Konflik Timur Tengah

Laporan oleh Risky Pratama
Bagikan
Arsip foto pesawat Emirates di Bandara Internasional Dubai, Uni Emirat Arab pada 2021. Foto: Antara/Reuters

Konflik di Timur Tengah yang dipicu oleh serangan Amerika Serikat (AS) – Israel ke Iran menyebabkan ketegangan di kawasan Teluk Persia dan mengakibatkan kerugian hingga 53 miliar dolar AS (setara hampir Rp900 triliun) bagi 20 perusahaan penerbangan terbuka terbesar sedunia.

Dilansir dari Financial Times yang dikutip dari Antara, manajemen maskapai penerbangan terus memperingatkan dampak yang dapat mereka hadapi atas meningkatnya harga minyak, gangguan di bandara-bandara kawasan Teluk, dan anjloknya permintaan global.

Harian tersebut juga menyampaikan bahwa dalam beberapa bulan ke depan, penumpang yang merencanakan keberangkatan ke rute-rute yang bahkan tak terkait dengan Timur Tengah bisa menghadapi kenaikan drastis harga tiket penerbangan.

Menurut kalkulasi Financial Times, hal tersebut terjadi seiring maskapai penerbangan berupaya menjaga pemasukan mereka.

Seperti diketahui sebelumnya, pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran, termasuk Teheran, sehingga menimbulkan kerusakan infrastruktur dan korban jiwa.

Iran kemudian melakukan serangan balasan terhadap wilayah Israel dan pangkalan militer AS di se-antero Timur Tengah.

AS dan Israel awalnya mengeklaim serangan tersebut diperlukan untuk menangkal ancaman dari program nuklir Iran, tetapi kemudian jelas bahwa mereka sebenarnya menginginkan pergantian kekuasaan di Iran.(ant/ris/faz)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Evakuasi Kecelakaan Mobil Terguling di Gunungsari Surabaya

Truk Patah As Tutup Satu Jalur Benowo Surabaya

Sebelum Terbenam

Kecelakaan Beruntun di Gempol, Libatkan 7 Kendaraan

Surabaya
Rabu, 19 Agustus 2026
29o
Kurs