Departemen Keamanan dan Keselamatan PBB (UNDSS) dilaporkan tertarik untuk menjajaki peluang kerja sama di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
“UNDSS tertarik terhadap perkembangan pembangunan IKN, serta peluang kerja sama ke depan,” ujar Allan Mendoza Security Adviser and Representative of UNDSS to Indonesia and Timor-Leste, Rabu (15/4/2026).
UNDSS tertarik dengan berbagai perkembangan yang terjadi di IKN, dan bakal menindaklanjuti survei yang dilakukan komunitas diplomatik di ibu kota baru negara Indonesia itu pada tahun lalu.
“Otorita IKN sangat membuka pintu dan diharapkan membuka peluang kolaborasi dengan komunitas internasional,” kata Allan Mendoza dilansir dari Antara.
Sebagai informasi UNDSS merupakan bagian dari Sekretariat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang bertugas mengoordinasikan aspek keselamatan dan keamanan bagi seluruh entitas PBB secara global.
Kunjungan ini membuka ruang dialog antara Otorita IKN dengan PBB sekaligus memperkuat posisi ibu kota baru negara Indonesia yang disebut sebagai kawasan kolaborasi global di masa depan.
“Kemajuan pembangunan IKN saat ini memasuki fase penguatan kawasan inti pemerintah,” ujar Basuki Hadimuljono Kepala Otorita IKN kepada perwakilan UNDDS.
Basuki mengaku, pembangunan IKN kedepannya akan difokuskan untuk mengembangkan kawasan yudikatif dan legislatif sebagai bagian dari tahapan pembangunan jangka panjang.
Pembangunan IKN sendiri dirancang dalam lima tahap mulai 2022 hingga 2045. Saat ini, pemerintah tengah mempersiapkan penyelesaian pembangunan di kawasan inti pusat pemerintahan, khususnya perkantoran. Selanjutnya, pada tahun depan, fokus akan diarahkan pada pembangunan kawasan yudikatif dan legislatif yang saat ini telah mulai berjalan. (ant/mar/saf/ipg)
NOW ON AIR SSFM 100
