Minggu, 19 April 2026

Prakiraan Cuaca Jawa Timur 19 April 2026: Hujan Ringan Berpotensi Terjadi Seharian

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Hujan diprakirakan membasahi sejumlah kota. Siapkan payung dan jas hujan Anda! Foto: Getty Images

Hujan dengan intensitas ringan diprakirakan mengguyur sejumlah wilayah di Jawa Timur (Jatim) pada Minggu (19/4/2026) hari ini.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda memprakirakan kondisi cuaca pada pagi hari umumnya cerah, namun terdapat peluang hujan ringan di beberapa daerah.

Memasuki siang hingga sore hari, cuaca diprediksi berubah menjadi berawan dengan potensi hujan ringan yang masih berlanjut.

Pada malam hari, langit diperkirakan didominasi awan tebal disertai kemungkinan munculnya udara kabur. Sementara itu, kondisi dini hari kembali cenderung cerah, meski peluang hujan ringan tetap ada.

Suhu udara di wilayah Jawa Timur hari ini berkisar antara 14 hingga 35 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan udara antara 41 hingga 100 persen. Angin bertiup dari arah utara dengan kecepatan antara 5 hingga 37 kilometer per jam.

Sementara itu, BMKG Maritim Tanjungperak merilis peringatan kondisi cuaca maritim yang berlaku mulai 19 April 2026 pukul 07.00 WIB selama 24 jam ke depan.

Di wilayah Laut Jawa bagian timur, cuaca diperkirakan berawan tebal dengan angin dominan dari arah timur berkecepatan hingga 19 knot atau sekitar 35 kilometer per jam. Ketinggian gelombang relatif rendah, berkisar antara 0 hingga 0,9 meter.

Sementara itu, di Selat Madura, kondisi cuaca juga didominasi berawan tebal dengan kecepatan angin mencapai 27 knot atau sekitar 50 kilometer per jam. Gelombang laut diperkirakan berada pada kisaran 0,5 hingga 1,2 meter.

Adapun di perairan selatan Jawa Timur, BMKG memprakirakan angin bertiup dari arah timur dengan kecepatan maksimum 24 knot atau sekitar 44 kilometer per jam. Tinggi gelombang di wilayah ini mencapai 0,8 hingga 2,1 meter, sehingga perlu diwaspadai oleh para pelaku aktivitas pelayaran.

BMKG mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna transportasi laut, untuk memperhatikan perkembangan informasi cuaca terkini guna menghindari risiko yang tidak diinginkan. (saf/iss)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Perbaikan Pipa PDAM Bocor di Jemursari

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Surabaya
Minggu, 19 April 2026
30o
Kurs