Selasa, 21 April 2026

Presiden Iran Serukan Diplomasi, Tegaskan Perang Bukan Solusi

Laporan oleh Muhammad Syafaruddin
Bagikan
Masoud Pezeshkian Presiden Iran. Foto: Time Magazine

Masoud Pezeshkian Presiden Iran menyerukan pentingnya jalur diplomatik untuk meredakan ketegangan geopolitik yang masih berlangsung. Ia menegaskan bahwa konflik bersenjata tidak memberikan manfaat bagi pihak mana pun.

“Sambil melawan ancaman, setiap jalur rasional dan diplomatik harus digunakan untuk mengurangi ketegangan,” ujar Pezeshkian seperti dikutip kantor berita IRNA, Senin (20/4/2026).

Meski demikian, Pezeshkian mengingatkan bahwa Iran tetap harus waspada dalam menghadapi dinamika hubungan internasional.

“Pada saat yang sama, ketidakpercayaan terhadap musuh dan kewaspadaan dalam berinteraksi adalah kebutuhan yang tak terbantahkan,” tambahnya.

Secara terpisah, Esmaeil Baqaei juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran menegaskan bahwa Teheran belum memiliki rencana untuk melanjutkan perundingan dengan Amerika Serikat dalam waktu dekat.

“Republik Islam Iran tidak menerima batas waktu atau ultimatum apa pun dalam memperjuangkan kepentingan nasionalnya,” kata Baqaei dalam pernyataan yang disiarkan kantor berita Tasnim.

Ia juga menegaskan bahwa Iran akan mempertahankan kepentingan nasionalnya dengan segala cara yang diperlukan, termasuk respons militer jika terjadi eskalasi baru.

“Perlindungan terhadap kepentingan nasional akan terus dilakukan selama diperlukan, dan jika terjadi petualangan baru dari Amerika Serikat atau rezim Israel, angkatan bersenjata akan merespons dengan kekuatan penuh dan tegas,” ujarnya.

Dilansir dari Antara, pernyataan tersebut muncul di tengah laporan sumber diplomatik dari Pakistan yang menyebutkan kemungkinan adanya putaran lanjutan perundingan antara Iran dan AS.

Sebelumnya, kedua negara telah menggelar pertemuan di Islamabad pada 12 April, namun berakhir tanpa kesepakatan.

Sebelumnya lagi, pada 8 April, Iran dan AS sempat menyepakati gencatan senjata selama dua pekan setelah meningkatnya ketegangan menyusul serangan militer yang melibatkan AS dan Israel terhadap Iran pada akhir Februari. (ant/mar/saf/ipg)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Perbaikan Pipa PDAM Bocor di Jemursari

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Surabaya
Selasa, 21 April 2026
28o
Kurs