Mohammad Reza Aref Wakil Presiden Pertama Iran mengatakan bahwa pembatasan ekspor minyak Iran tidak akan menjamin keamanan di Selat Hormuz.
“Tidak ada yang bisa membatasi ekspor minyak Iran sambil mengharapkan keamanan yang terjamin bagi orang lain. Keamanan di Selat Hormuz tidaklah gratis,” tulis Aref di platform media sosial X, Sabtu (19/4/2026).
Melansir Anadolu, ia menyebutkan pilihan yang jelas, yakni pasar minyak bebas untuk semua atau biaya yang signifikan bagi semua orang.
Menurutnya, penyelesaian konflik berkelanjutan pada tekanan ekonomi dan militer Iran dan sekutunya menjadi kunci menuju stabilitas harga bahan bakar global.
Untuk diketahui, sejak 28 Februari negara Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap beberapa titik di Iran yang kemudian dibalas Iran dengan menyerang Israel dan pangkalan militer AS di beberapa negara Teluk.
Kesepakatan gencatan senjata terjadi antara keduanya selama dua minggu pada 8 April. Iran dan AS juga telah melaksanakan pembicaraan kesepakatan pada 11-12 April, tetapi tidak ada kesepakatan yang menjadi hasil negosiasi tersebut.
Pada 13 April, AS menerapkan blokade angkatan laut terhadap Iran yang melarang kapal-kapal masuk dan keluar pelabuhan Iran. (vve/iss)
NOW ON AIR SSFM 100
