Kamis, 23 April 2026

Hashim: Indonesia Dapat 150 Juta Barel Minyak dari Rusia dengan Harga Khusus

Laporan oleh Billy Patoppoi
Bagikan
Hashim Djojohadikusumo Utusan Khusus Presiden bidang Energi dan Lingkungan dalam acara Economic Briefing 2026 yang digelar di Jakarta, Kamis (23/4/2026). Foto: Antara

Hashim Djojohadikusumo Utusan Khusus Presiden bidang Energi dan Lingkungan mengatakan bahwa Indonesia mendapat 150 juta barel minyak dari Rusia dengan harga khusus.

“Indonesia sekarang sudah ada komitmen dari pemerintah Rusia, 150 juta barel kita bisa simpan di Indonesia untuk menghadapi masalah-masalah gejolak ekonomi,” ujar Hashim dalam acara Economic Briefing 2026 di Jakarta, Kamis (23/4/2026), yang dilansir Antara.

Kesepakatan itu disebutnya merupakan hasil dari kunjungan Prabowo Subianto Presiden RI ke Rusia pada, Senin (13/5/2026) lalu, untuk menemui Vladimir Putin Presiden.

Hashim mengungkapkan, pada pertemuan itu, awalnya Rusia menyetujui untuk mengirim sebanyak 100 juta barel minyak ke Indonesia dengan harga khusus. Namun, jika Indonesia masih membutuhkan tembahan, maka Rusia akan menambah 50 juta barel minyak lagi.

“Jadi dia (Prabowo Presiden) ke Moskow bukan untuk foya-foya. Dia ke Moskow ketemu Presiden Putin selama tiga jam dan dapat komitmen dari Putin Presiden,” ungkap Hashim yang juga adik kandung Prabowo Presiden.

Sebelum itu, Bahlil Lahadalia Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) juga menargetkan impor minyak mentah dari Rusia mulai direalisasikan ke Indonesia pada April 2026. Sedangkan untuk pembelian LPG dari Rusia, Bahlil menyampaikan masih dalam proses finalisasi.

Sejumlah langkah tersebut merupakan strategi pemerintah untuk menjamin pasokan energi di dalam negeri tetap terjaga di tengah kondisi geopolitik yang sedang bergejolak.

“Jadi, harus ada diversifikasi. Insyaallah crude kita akan semakin membaik,” kata Bahlil. (ant/mar/bil/ham)

Berita Terkait

Potret NetterSelengkapnya

Perbaikan Pipa PDAM Bocor di Jemursari

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Surabaya
Kamis, 23 April 2026
28o
Kurs