Kamis, 30 April 2026

PPIH Sampaikan Ada Penyesuaian Kuota Tasreh untuk Masuki Raudhah

Laporan oleh Widya Safitri
Bagikan
Jemaah haji yang baru tiba di Madinah mengunjungi Raudha, Jumat (24/4/2026), Foto: Widya Safitri suarasurabaya.net

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) sektor khusus Raudhah menyampaikan ada penyesuaian kuota Tasreh untuk memasuki area raudhah di Masjid Nabawi, Madinah, pada ibadah haji tahun 2026.

Muhammad Affan PPIH sektor khusus Raudhah mengatakan, beda dengan tahun-tahun sebelumnya, kuota Tasreh tahun ini dibatasi hanya 15 hingga 20 jemaah per kloter. Hal ini mengikuti proses penyesuaian sistem dari pemerintah Arab Saudi.

“Kalau tahun-tahun sebelumnya sekali keluar (kuotanya) bisa 1.000, 2.000. Tahun ini keluarnya agak lambat dan tidak banyak,” bebernya, di Madinah, Arab Saudi, Kamis (30/4/2026).

Meski demikian, ia mengatakan pihaknya masih mengupayakan agar seluruh jemaah haji bisa masuk ke raudhah. Meski jemaah bisa mengakses raudhah menggunakan nusuk, PPIH masih mengupayakan kuota Tasreh dan menghitung jemaah yang belum memasuki area tersebut.

“Kita berupaya, berdoa, semoga beberapa hari kemudian, baik jemaah yang datang sebelum atau nanti setelah Arafah, kita berharap bisa masuk ke raudhah semua, dengan upaya apapun, baik melalui Tasreh maupun Nusuk,” jelasnya.

Sebagai informasi, Tasreh merupakan surat izin resmi atau tiket digital dari pemerintah Arab Saudi yang wajib dimiliki jemaah haji untuk memasuki area raudhah. Surat ini diprioritaskan untuk jemaah lanjut usia (lansia) dan disabilitas.

Tasreh diterbitkan Pemerintah Arab Saudi dan dikirimkan pada Daker Madinah. Lalu, Tasreh diserahkan pada tim khusus, yang ada di lapangan dan dijadwalkan sesuai kedatangan Kloter. Kemudian, syarikah akan mengatur jemaah masuk raudhah menggunakan tasreh tersebut.

Affan menjelaskan, Tasreh umumnya digunakan secara berkelompok dengan koordinasi ketua kloter, ketua rombongan atau regu, serta pembimbing ibadah haji (bimbad) kloter. Sementara itu, nusuk dapat digunakan secara perorangan.

Meski terbatas, Affan menyebut kuota Tasreh terus bertambah dalam tiga hari terakhir, bahkan mendekati kondisi normal seperti tahun sebelumnya. Dengan demikian, jemaah dapat mengakses area raudhah menggunakan Tasreh sesuai jadwal yang telah ditetapkan bersama kloternya.

“Untuk saat ini insyaAllah satu dua hari ke depan sudah bisa dijadwalkan, jadi jemaah bisa lebih mempersiapkan diri,” tutupnya.(ily/bil/ham)

Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Kebakaran Gudang di Jalan Jawar Surabaya

Perbaikan Pipa PDAM Bocor di Jemursari

Kebakaran Rusunawa Sombo Surabaya

Kebakaran Rumah di Pengampon Surabaya

Surabaya
Kamis, 30 April 2026
27o
Kurs