Sekitar 40 organisasi masyarakat (ormas) Islam yang tergabung dalam Aliansi Ormas Islam Menjaga Kerukunan Umat melaporkan Ade Armando dan Permadi Arya pegiat media sosial serta Grace Natalie politisi ke kepolisian terkait video ceramah Jusuf Kalla (JK).
Laporan tersebut diajukan ke Bareskrim Polri dan diterima dengan nomor Laporan Polisi (LP): LP/B/185/V/2026/SPKT/BARESKRIM POLRI.
Hidayatullah Syaefullah Hamid Direktur LBH mengatakan bahwa pasal yang dilaporkan terkait dengan dugaan penghasutan melalui media elektronik.
“Upaya ini adalah salah satu ikhtiar dari kami ormas Islam untuk memfasilitasi keresahan yang ada di umat Islam,” katanya dikutip dari Antara pada Senin (4/5/2026).
Sementara itu, dari perwakilan pelapor, Gurun Arisastra Ketua Bidang Hukum dan HAM PB Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) menjelaskan bahwa pihaknya melaporkan ketiga sosok tersebut karena mengunggah potongan video ceramah JK di media sosial masing-masing.
“Ade Armando yang telah mengunggah video penggalan di (YouTube, red.) Cokro TV tanggal 9 April 2026. Lalu, Permadi Arya yang memposting di media sosialnya tanggal 12 April 2026. Lalu, Grace Natalie yang memposting pada media sosialnya tanggal 13 April 2026,” ungkapnya.
Dalam potongan video tersebut, terdapat narasi video JK yang tidak utuh terkait pembahasan ajaran agama Kristen soal mati syahid. Padahal, JK sejatinya tidak membahas terkait ajaran agama, tetapi kekhawatiran psikologis masyarakat yang memahami suatu ajaran yang berpotensi mengalami kesesatan berpikir.
“Sehingga bahwa Pak JK menyatakan bahwa cara berpikir syahid itu adalah keliru. Ini kan tidak disampaikan di publik, tidak utuh,” ucapnya.
Karena potongan video itulah, muncul konklusi bernada negatif yang menimbulkan keresahan antarumat beragama. Maka dari itu, pihaknya melapor ke kepolisian.
Diketahui video JK yang menjadi objek utama pelaporan ini adalah saat ia menyampaikan ceramah di Universitas Gadjah Mada (UGM), DI Yogyakarta, pada Maret 2026.
Dalam ceramahnya, JK menyinggung terkait kesalahpahaman soal mati syahid.
“Tunjukkan ke saya, agama Islam dan Kristen yang mengatakan membunuh orang tidak bersalah masuk surga. Tunjukkan mana! Di Islam tidak ada, di Kristen tidak ada,” katanya.(ant/mar/iss)
NOW ON AIR SSFM 100

