Minggu, 5 Juli 2026

Kasus Pencurian Speedometer hingga Piranti Kelistrikan Mobil Teror Warga Surabaya Timur

Laporan oleh Wildan Pratama
Bagikan
Ilustrasi pencurian mobil. Foto: iStock

Kasus pencurian speedometer, sparepart sampai piranti kelistrikan mobil meneror warga Surabaya Timur dalam waktu dua bulan terakhir.

Sejumlah pendengar Radio Suara Surabaya yang menjadi korban melaporkan mobil mereka dibobol saat terparkir di kawasan Kertajaya sampai Pucang dengan modus serupa. Yakni pelaku beraksi pada dini hari dan merusak pintu maupun kaca kendaraan.

Firman pendengar Radio Suara Surabaya menjadi korban terbaru pada Selasa (19/5/2026) dini hari.

Mobil Carry Futura Pick Up tahun 2013 miliknya dibobol saat diparkir di deretan ruko kawasan Jalan Dharmawangsa. Perangkat seperti speedometer, ECU (Electronic Control Unit) dan tape mobil raib digondol pencuri.

Dari rekaman CCTV, pelaku diketahui beraksi seorang diri dengan mencongkel pintu samping kiri penumpang hingga rusak. Firman mengaku rugi sekitar Rp10 juta.

“Kejadian jam 3-4 dini hari tadi, maling satu orang kalau dari CCTV. Nyongkel pintu samping kiri penumpang, dijebol semua. Pintu mobil dibandrek, kerugian total Rp10 juta,” ujar Firman saat mengudara di Radio Suara Surabaya.

Firman mengatakan kendaraan tersebut digunakan untuk operasional ekspedisi. Ia juga menyebut kasus serupa sudah beberapa kali terjadi di kawasan itu.

“Ini sudah sering terjadi, ada tiga kejadian. Ada di JNT dan Phillips Kertajaya, sepertinya sama,” katanya.

Sebelumnya kasus serupa juga dialami Lisa Erlita yang dilaporkan pada 14 April 2026 kemarin di Jalan Kertajaya 134 Surabaya.

Pelaku mengincar Mobil Grand Max saat diparkir di depan toko. Lisa mengatakan pencurian terjadi sekitar pukul 03.32 WIB.

Pelaku terekam CCTV melompati pagar sebelum membobol pintu kendaraan dan mengambil bagian speedometer serta accu mobil.

“Pelaku satu orang lompat pagar kemudian membobol pintu mobil,” katanya.

Lisa mengatakan, sejak perusahaan beroperasi selama 10 tahun baru kali ini mengalami peristiwa pencurian speedometer. Kasus ini juga telah dilaporkan ke Polsek Gubeng.

“Nilainya sampai Rp6 juta, bagian speedometer dan accu dibobol, dipreteli,” ujarnya.

Sementara itu, kasus pencurian juga menyasar mobil operasional kantor yang dilaporkan Achmad Arief Khumaini yang diparkir di depan ruko kawasan Galaxy Bumi Permai Araya.

Ia baru mengetahui kendaraan Daihatsu Grandmax miliknya kehilangan speedometer dan piranti kelistrikan pada siang hari. Achmad menduga aksi pencurian berlangsung saat dini hari meski kawasan tersebut memiliki petugas keamanan dan sistem satu pintu pada malam hari.

“Kemungkinan security kelolosan jaga, kalau ruko ini ada CCTV menyorot ke sana, tapi ini masih kumpulkan ke tetangga juga,” jelasnya.

Sesudah kejadian itu, Achmad langsung mengumpulkan rekaman CCTV dari sekitar lokasi kejadian untuk membantu penyelidikan.

Dia mengaku kerugian akibat pencurian tersebut diperkirakan mencapai Rp2 juta dan sudah dilaporkan ke Polsek Sukolilo.

“Kalau dini hari harus diportal one gate, cuma samping itu ada taman, ada pepohonan, bisa lewat jalur tikus ini. Ruko saya ini dipinggir jalan ini,” ungkpanya.(wld/faz)

Soerabaja10k
Berita Terkait


Potret NetterSelengkapnya

Sepeda Motor Terbakar di Genteng Besar

Pelangi di Ujung Pagi Surabaya

Mobil Masuk Saluran Air

Perjalanan Menuju Arafah

Surabaya
Minggu, 5 Juli 2026
27o
Kurs